N-Carbobenzoxy-6-aminohexanoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi dalam bidang kimia dan biologi. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis peptida karena struktur kimianya yang memungkinkan pengikatan secara spesifik pada enzim protease. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa aktif biologis, termasuk dalam penelitian obat dan bioteknologi.
Karakteristik utama dari N-Carbobenzoxy-6-aminohexanoic Acid adalah kemampuannya untuk bereaksi dengan enzim tertentu, seperti carboxypeptidase, yang memungkinkan pemotongan peptida secara spesifik. Sifat ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan proses degradasi atau modifikasi peptida. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi laboratorium yang terkendali.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti di bidang kimia organik, biokimia, dan farmakologi. Bahan ini mendukung penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, diagnostik medis, dan penelitian bioteknologi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses dan penggunaan oleh institusi penelitian dan universitas.
- Pembuatan senyawa aktif biologis untuk penelitian farmakologi
- Sintesis peptida dengan spesifisitas reaksi yang tinggi
- Pengujian aktivitas enzim protease dalam studi biokimia
- Penelitian tentang mekanisme degradasi protein dalam tubuh
- Pengembangan bahan baku untuk produk obat yang memerlukan proses modifikasi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1947-00-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Karena sifat kimianya yang reaktif, bahan ini harus dipisahkan dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—


