5-(Chloroacetyl)oxindole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Senyawa ini memiliki struktur dasar oxindole yang merupakan cincin aromatik heterosiklik dengan satu atom nitrogen. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa kompleks dengan aktivitas biologis tertentu. Karena struktur kimianya yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan farmakologi.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan sinar UV. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional lain, senyawa ini sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi siklik. Daya reaktivanya yang tinggi membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam sintesis senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan obat dan senyawa bioaktif. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku dengan struktur heterosiklik yang kompleks.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi kimia dalam penelitian farmakologi
- Pembuatan senyawa bioaktif dengan aktivitas antioksidan
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan bahan kimia industri
- Eksperimen kimia untuk pengujian sifat reaktivitas senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 65435-04-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, dan jauh dari sumber cahaya UV untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil atau menangani, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kebocoran atau paparan.
—
