Oxindole, dengan nomor CAS 59-48-3, adalah senyawa heterosiklik yang memiliki struktur cincin dengan dua atom oksigen. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi Diels-Alder dan reaksi substitusi. Dalam laboratorium, Oxindole berperan sebagai bahan dasar (building block) yang memungkinkan pengembangan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti obat atau bahan kimia industri.
Oxindole memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, yang membuatnya menjadi pilihan ideal dalam sintesis senyawa heterosiklik. Struktur molekulnya yang kompleks memungkinkan modifikasi untuk menciptakan senyawa dengan sifat spesifik, seperti aktivitas antioksidan atau antitumor. Karena kemurnian dan konsistensi kualitasnya, Oxindole sering dipilih oleh peneliti yang membutuhkan bahan kimia yang dapat diandalkan.
Di laboratorium Indonesia, Oxindole digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa organik. Bahan ini menjadi bagian dari kegiatan penelitian yang bertujuan mengembangkan senyawa baru dengan aplikasi medis atau industri. Dengan sumber pasokan yang terjamin, Oxindole mendukung kegiatan ilmiah yang berkelanjutan di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi kimia dalam penelitian farmakologi dan biokimia
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas antioksidan
- Pengujian bahan kimia untuk aplikasi industri
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 59-48-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Oxindole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk menjaga kualitas bahan. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang harus dihandle dengan hati-hati.
- Savitha dkk. (2007). An efficient one-pot synthesis of spiro dihydrofuran oxindole and spiro 2-hydroxytetrahydrofuran oxindole derivatives via (3+2) oxidative cycloaddition mediated by CAN. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2007.02.045
- Kavitha Preethi dkk. (2024). One‐Pot Triple and Mixed Double Michael Addition of Activated Alkenes to 2‐Oxindole and 7‐Aza‐2‐Oxindole: Synthesis of C‐3/ N ‐Functionalized Carbon Rich 2‐Oxindole and 7‐Aza‐2‐Oxindole Derivatives. ChemistrySelect doi:10.1002/slct.202304705
- Dey dkk. (2012). Aza-oxindole synthesis by oxidative coupling of Csp2–H and Csp3–H centers. Chemical Communications doi:10.1039/c2cc17871k
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
