Chitosan Oligosaccharides TCI C2849 adalah senyawa kimia yang tergolong dalam kategori glikosains. Bahan ini merupakan derivat dari chitosan, yang merupakan polisakarida yang berasal dari kulit udang dan kepiting. Chitosan Oligosaccharides memiliki struktur molekuler yang lebih kecil dibandingkan chitosan murni, sehingga memiliki sifat kimia dan fisika yang lebih reaktif. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan bioteknologi.
Chitosan Oligosaccharides memiliki sifat amfipatik, sehingga mampu larut dalam air dan memiliki kemampuan untuk mengikat ion logam. Sifat ini menjadikannya ideal untuk aplikasi dalam penelitian tentang adsorpsi, biodegradasi, dan pengembangan bahan biodegradable. Selain itu, senyawa ini juga memiliki aktivitas antimikroba yang baik, sehingga sering digunakan dalam penelitian tentang pengendalian mikroba.
Di lingkungan laboratorium Indonesia, Chitosan Oligosaccharides TCI C2849 menjadi pilihan utama dalam penelitian bidang biokimia dan biomedis. Bahan ini mudah ditemukan dan memiliki kualitas yang konsisten, sehingga sangat cocok untuk penggunaan dalam skala penelitian yang memerlukan bahan baku berkualitas tinggi.
- Pengembangan bahan biodegradable untuk aplikasi medis dan lingkungan
- Penelitian tentang aktivitas antimikroba pada senyawa biologis
- Pembuatan bahan pengikat ion logam dalam proses adsorpsi
- Pengujian sifat kimia dan fisika senyawa glikosains
- Penelitian tentang efek biologis chitosan oligosakarida pada sel manusia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | (tidak ada) |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, dalam kondisi kering dan sejuk |
Chitosan Oligosaccharides TCI C2849 harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi untuk mencegah perubahan sifat kimia. Dalam penggunaan, gunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kontaminasi.
- Song dkk. (2017). Chitosan Oligosaccharides Inhibits LPS-Induced Inflammation Responses through the Phosphorylation of MAPK Singnal Pathways in Osteoblast Cell. Journal of Chitin and Chitosan doi:10.17642/jcc.22.2.6
- S.G. Mohyuddin (2022). ADVANCEMENT IN CHARACTERIZATION AND BIOLOGICAL ACTIVITIES OF CHITOSAN AND CHITOSAN OLIGOSACCHARIDES. Pakistan Journal of Science doi:10.57041/pjs.v72i1.285
- Yuan dkk. (2026). Chitosan oligosaccharides alleviate allergic responses through immunomodulation and gut microbiota regulation: A comparative study with other oligosaccharides. Food Bioscience doi:10.1016/j.fbio.2026.108486
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
