3-(9H-Carbazol-9-yl)phenylboronic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang terdiri dari unit carbazol dan fenilboronat, sehingga memiliki potensi aplikasi luas dalam bidang organik dan farmakologi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi dan spesifisitas struktur.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang unik, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lain melalui reaksi boronat. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan ideal dalam reaksi coupling dan modifikasi molekul. Selain itu, senyawa ini juga memiliki stabilitas kimia yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa heterosiklik dan pengembangan obat. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk keperluan penelitian yang memerlukan bahan baku dengan struktur kompleks dan reaktivitas tinggi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi coupling dalam sintesis molekul kompleks
- Modifikasi senyawa fenil untuk meningkatkan aktivitas biologis
- Penelitian tentang reaktivitas boronat dalam reaksi kimia organik
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 864377-33-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan dingin |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang kering dan sejuk. Hindari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan berlebihan. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
