Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 615-66-7

2-Chloro-1,4-phenylenediamine TCI C3054

2-Chloro-1,4-phenylenediamine TCI C3054

Identitas Kimia

Nama lain
1,4-Diamino-2-chlorobenzene
No. CAS
615-66-7
Rumus molekul
C6H7ClN2
Berat molekul
142.59 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-chlorobenzene-1,4-diamine
SMILES
C1=CC(=C(C=C1N)Cl)N
InChIKey
MGLZGLAFFOMWPB-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00128931
PubChem
CID 11998
Harga reguler Rp 4.957.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.957.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI C3054 2-Chloro-1,4-phenylenediamine adalah senyawa aromatik yang memiliki dua gugus amina pada posisi para serta satu atom klor sebagai substituen tambahan pada cincin benzena. Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik, yakni bahan awal yang digunakan untuk merangkai molekul target melalui reaksi pada gugus fungsi aminanya. Kehadiran dua gugus amina menjadikan senyawa ini bersifat difungsional, sehingga sangat berguna dalam reaksi polikondensasi, pembentukan cincin heterosiklik, maupun sintesis senyawa berwarna yang memerlukan dua titik reaksi pada satu molekul.

Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah reaktivitas ganda dari kedua gugus amina yang dapat bereaksi dengan asam karboksilat, klorida asam, aldehida, maupun senyawa dikarbonil. Substituen klor pada cincin memberikan pengaruh elektronik yang menurunkan kerapatan elektron aromatik secara terkendali, sehingga sifat basa dan reaktivitas kedua amina dapat dibedakan dan dimanfaatkan untuk reaksi selektif. Atom klor juga menambah bobot serta karakter halogen pada produk akhir, yang kerap dimanfaatkan untuk mengatur warna, kelarutan, maupun stabilitas termal pada material hasil sintesis.

Di laboratorium Indonesia, senyawa fenilendiamina tersubstitusi digunakan pada penelitian polimer, pewarna, serta sintesis senyawa heterosiklik di lingkungan perguruan tinggi dan lembaga riset material. Kemasan yang lebih besar sesuai untuk percobaan polimerisasi yang memerlukan monomer dalam jumlah memadai. Perlu diperhatikan bahwa senyawa diamina aromatik mudah menggelap ketika terpapar udara lembap dan cahaya, sehingga tata kelola penyimpanan yang disiplin sangat menentukan keberhasilan percobaan.

  • Monomer untuk sintesis polimer: kedua gugus aminanya memungkinkan reaksi polikondensasi dengan monomer dikarboksilat, sehingga terbentuk rantai poliamida atau poliimida dengan sifat termal yang menarik.
  • Pembentukan cincin benzimidazol: reaksi diamina aromatik dengan asam karboksilat atau aldehida merupakan jalur klasik untuk menghasilkan kerangka heterosiklik yang banyak dipakai kimiawan medisinal.
  • Sintesis pewarna dan zat warna azo: gugus amina dapat didiazotasi maupun dikopling, sehingga senyawa ini menjadi bahan antara dalam pembuatan pewarna dengan warna yang kuat.
  • Riset material fungsional dan membran: senyawa difungsional ini dipakai membangun jaringan polimer bersambung silang yang dievaluasi sifat mekanik serta permeabilitasnya di laboratorium.
  • Sintesis ligan untuk kompleks logam: kerangka diamina aromatik dapat dikembangkan menjadi ligan penyumbang nitrogen yang berguna dalam penelitian kimia koordinasi dan katalisis.

Merek TCI
Nomor CAS 615-66-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik —
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya serta udara lembap
  • Kode produk: C3054

Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan ditempatkan di area sejuk, kering, serta berventilasi baik, terlindung dari cahaya langsung dan kelembapan udara. Diamina aromatik cenderung teroksidasi dan menggelap bila terpapar udara, sehingga pengaliran gas inert ke dalam wadah sebelum penutupan dapat membantu menjaga mutunya. Senyawa golongan ini umumnya bersifat iritan dan dapat menimbulkan sensitisasi kulit, sehingga sarung tangan nitril, kacamata pelindung, jas laboratorium, dan masker debu wajib digunakan. Lakukan penimbangan di dalam lemari asam, hindari kontak langsung, dan jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat.

—