Chloramphenicol Palmitate (TCI C3258) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait bidang biokimia dan farmakologi. Senyawa ini merupakan derivat dari chloramphenicol, sebuah antibiotik yang secara luas digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Dalam konteks laboratorium, Chloramphenicol Palmitate sering digunakan sebagai bahan bantu dalam penelitian terkait mekanisme kerja antibiotik, pengujian aktivitas antibakteri, serta dalam pembuatan senyawa sintetis untuk keperluan farmasi dan biomedis.
Chloramphenicol Palmitate memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaan di laboratorium. Senyawa ini juga memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang menjadikannya ideal untuk analisis spektroskopi dan karakterisasi molekuler. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam dosis tertentu, Chloramphenicol Palmitate juga digunakan sebagai bahan bantu dalam eksperimen yang melibatkan interaksi molekuler.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Chloramphenicol Palmitate sering digunakan oleh peneliti di bidang farmasi, biokimia, dan mikrobiologi. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan antibiotik baru, pengujian efektivitas senyawa antibakteri, dan studi tentang mekanisme resistensi bakteri. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya pilihan yang praktis bagi para peneliti di Indonesia.
- Pengujian aktivitas antibakteri untuk mengevaluasi efektivitas senyawa baru
- Penelitian mekanisme kerja antibiotik dalam konteks farmakologi
- Pembuatan senyawa sintetis untuk pengembangan obat dan bahan farmasi
- Analisis struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi
- Studi tentang resistensi bakteri terhadap senyawa antimikroba
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 530-43-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Chloramphenicol Palmitate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber cahaya langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan inert seperti plastik atau kaca untuk mencegah reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi.
- Thakur (2021). Elucidation the Synthesis of an Antibiotic Medicine Chloramphenicol Palmitate with its Stepwise Mechanism. International Journal of Science and Research (IJSR) doi:10.21275/mr211206175033
- Amelin dkk. (2020). Simultaneous Determination of the Residual Amounts of Chloramphenicol and Chloramphenicol Palmitate in Food Products using Liquid Chromatography–Mass Spectrometry. Moscow University Chemistry Bulletin doi:10.3103/s0027131420060024
- Nurbaeti dkk. (2019). Sustained-release microparticle dry powders of chloramphenicol palmitate or thiamphenicol palmitate prodrugs for lung delivery as aerosols. European Journal of Pharmaceutical Sciences doi:10.1016/j.ejps.2019.105028
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
