Schisandrin A adalah senyawa bioaktif yang termasuk dalam kategori fitokimia, terutama ditemukan dalam tanaman *Schisandra chinensis*. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi untuk mempelajari efek biologis senyawa alami. Dalam laboratorium, Schisandrin A berperan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, studi aktivitas antioksidan, serta eksperimen terapi alternatif. Karena sifatnya yang kompleks, senyawa ini juga digunakan dalam analisis kimia untuk mengeksplorasi mekanisme kerja senyawa alami terhadap sistem biologis.
Schisandrin A memiliki struktur molekuler yang unik dan memiliki aktivitas biologis yang signifikan, seperti kemampuan menurunkan stres oksidatif dan meningkatkan fungsi sel. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan senyawa dengan aktivitas farmakologis yang terukur. Bahan ini juga memiliki stabilitas kimia yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Schisandrin A digunakan secara luas dalam penelitian bidang farmasi dan biomedis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen terkait pengembangan obat alami, analisis senyawa bioaktif, dan studi efek toksikologi. Kehadiran bahan ini mendukung kegiatan penelitian yang berorientasi pada solusi kesehatan berbasis alam.
Brosur TCI (PDF)
- Crude Medicine Ingredients for Cancer Research 2025-02-17 · hal. 1
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 14
- Penelitian farmakologi untuk menguji efek senyawa alami terhadap sel dan jaringan
- Pengembangan obat alternatif berbasis fitokimia dari tanaman obat
- Analisis aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi senyawa alami
- Studi toksikologi untuk mengevaluasi keselamatan bahan kimia dalam penggunaan klinis
- Eksperimen terapi alternatif dalam bidang kedokteran dan farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 61281-38-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Schisandrin A harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan udara lembap. Karena sifatnya yang kimia, bahan ini harus dihindari kontak dengan bahan kimia berbahaya seperti asam atau basa kuat. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkena suhu tinggi. Penggunaan bahan ini harus dilakukan di bawah pengawasan laboratorium yang memenuhi standar keselamatan.
- Luk dkk. (2008). Separation and purification of (−)schisandrin B from schisandrin B stereoisomers. Biochemical Engineering Journal doi:10.1016/j.bej.2008.05.018
- Zhou dkk. (2016). A Simple and Convenient Method for Simultaneous Determination ofSchizandrol A,Schizandrol B,Schisandrin A,γ-Schisandrin, andSchisandrin C. Journal of Chemistry doi:10.1155/2016/1739879
- Li, W.L. dkk. (2010). Inhibitory effects of schisandrin A and schisandrin B on CYP3A activity. Methods and Findings in Experimental and Clinical Pharmacology doi:10.1358/mf.2010.32.3.1434161
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Biochemicals and ReagentsPhenylpropanoids, Aromatic PolyketidesPhenylpropanoids
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








