Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 54-05-7

Chloroquine TCI C3730

Chloroquine TCI C3730
Harga reguler Rp 1.298.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.298.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Chloroquine (TCI C3730, nomor CAS 54-05-7) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan penyakit hewan. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium untuk berbagai eksperimen terkait infeksi parasit dan studi obat. Dalam konteks penyakit hewan, chloroquine digunakan untuk mempersiapkan model penyakit yang relevan, seperti malaria atau penyakit parasit lainnya. Selain itu, senyawa ini juga digunakan dalam penelitian tentang mekanisme kerja obat dan efek farmakologis pada berbagai sistem biologis.

Chloroquine memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etanol dan aseton. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses sintesis. Selain itu, chloroquine memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga memudahkan proses penggunaan dalam larutan dan penelitian biologis. Karena ketahanannya terhadap kondisi tertentu, chloroquine menjadi pilihan yang sangat baik untuk eksperimen yang memerlukan stabilitas bahan.

Di laboratorium Indonesia, chloroquine digunakan dalam berbagai penelitian terkait penyakit menular dan pengembangan obat. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium penelitian kesehatan masyarakat, klinik, dan institusi pendidikan tinggi. Karena kegunaannya yang luas dan keandalan, chloroquine menjadi bahan yang sangat penting dalam mempercepat proses penelitian ilmiah di Indonesia.

  • Chloroquine digunakan dalam penelitian penyakit parasit untuk mengevaluasi efektivitas obat.
  • Bahan ini cocok untuk studi farmakologis karena kemampuannya dalam memengaruhi aktivitas parasit.
  • Chloroquine sering digunakan dalam pengembangan model penyakit untuk uji coba obat.
  • Senyawa ini digunakan dalam penelitian tentang mekanisme kerja obat pada sistem biologis.
  • Chloroquine juga digunakan dalam eksperimen terkait toksisitas dan efek samping obat.

Merek TCI
Nomor CAS 54-05-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents
Ukuran kemasan 250mg, 1g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung

Chloroquine harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya matahari langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitas bahan. Simpan di suhu kamar dan hindari paparan udara terbuka. Gunakan wadah yang tahan terhadap reaksi kimia untuk mencegah kontaminasi. Dalam laboratorium, pastikan bahwa penanganan bahan ini dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan bahwa proses penggunaan dan penyimpanan sesuai dengan standar keselamatan laboratorium.

  • (2020). CORRIGENDUM to Emergency Approval of Chloroquine and Hydroxychloroquine for Treatment of COVID-19 (updated to Emergency Authorization of Chloroquine and Hydroxychloroquine for Treatment of COVID-19). Annals of Pharmacotherapy doi:10.1177/1060028020932400
  • Khalid (2023). ANTIOXIDANT ROLE OF MENTHA (MINT) AGAINST CHLOROQUINE-INDUCED OXIDATIVE STRESS IN MALE ALBINO MICE. Journal of Akhtar Saeed Medical & Dental College doi:10.51127/jamdc5i4oa04
  • dos Santos dkk. (2005). Chloroquine-iron(III) tetra-arylporphyrin interactions and their effect on chloroquine oxidations catalyzed by iron(III) tetra-arylporphyrins. Journal of Porphyrins and Phthalocyanines doi:10.1142/s1088424605000411

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.