1-Cyclopentyl-4-nitrosopiperazine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian kanker, terutama dalam studi tentang mekanisme aktivasi gen dan proses karsinogenik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan protein dan enzim dalam sel, sehingga menjadi alat penting dalam eksperimen biokimia dan farmakologi. Produk ini sering digunakan untuk menguji efek stimulasi pada jalur sinyal sel, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan pertumbuhan dan diferensiasi sel kanker.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap suhu dan kelembapan. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memerlukan proses pemanenan dan penyimpanan yang tepat untuk menjaga kualitasnya. Daya reaktivitas tinggi membuatnya menjadi bahan yang sangat cocok untuk aplikasi di laboratorium yang memerlukan presisi tinggi dalam eksperimen biomedis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kanker dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk studi dasar dan terapan. Dengan adanya kebutuhan untuk penelitian yang lebih lanjut, senyawa ini menjadi bagian penting dari peralatan dan bahan kimia yang tersedia di laboratorium lokal.
- Penelitian tentang mekanisme aktivasi gen dalam sel kanker
- Pengujian efek stimulasi pada jalur sinyal seluler
- Studi tentang peran senyawa karsinogenik dalam proses kanker
- Eksperimen biokimia untuk memahami interaksi molekuler
- Pengembangan obat baru dengan target spesifik pada jalur sel kanker
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 61379-66-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Cancer Research |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Karena sifat kimianya yang reaktif, penanganan harus dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan bahwa wadah penyimpanan tidak terbuka dan tidak terpapar udara bebas.
—

