1-Cyclopropyl-6,7,8-trifluoro-4-oxo-1,4-dihydroquinoline-3-carboxylic Acid adalah senyawa kimia kompleks yang digunakan dalam berbagai eksperimen sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa dengan struktur heterosiklik dan substitusi fluorin. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar (building block) yang digunakan untuk membangun molekul kompleks dengan sifat tertentu.
Senyawa ini memiliki struktur yang mengandung siklopropil dan tiga atom fluorin, yang memberikan sifat elektronik dan reaktivitas unik. Karena adanya substitusi fluorin, senyawa ini memiliki kestabilan tertentu dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia tertentu, seperti reaksi substitusi atau reaksi elektrofilik. Karena karakteristik ini, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan presisi dan kontrol tinggi dalam sintesis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa aktif biologis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku untuk eksperimen yang bertujuan mengembangkan senyawa baru dengan aktivitas farmakologis tertentu.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Penelitian struktur molekul dalam kimia organik
- Pembuatan senyawa dengan substitusi fluorin untuk aplikasi material
- Eksperimen reaksi kimia dengan senyawa heterosiklik
- Pengembangan bahan aktif biologis untuk uji toksisitas dan aktivitas
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 94695-52-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat disarankan. Saat menangani senyawa ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mengurangi risiko kebocoran atau paparan.
—

