Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 3615-37-0

D-(+)-Fucose TCI D0049

D-(+)-Fucose TCI D0049

Identitas Kimia

Nama lain
6-Deoxy-D-galactose · D-(+)-Rhodeose
No. CAS
3615-37-0
Rumus molekul
C6H12O5
Berat molekul
164.16 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2R,3S,4S,5R)-2,3,4,5-tetrahydroxyhexanal
SMILES
CC(C(C(C(C=O)O)O)O)O
InChIKey
PNNNRSAQSRJVSB-DPYQTVNSSA-N
MDL
MDL00135603
PubChem
CID 94270
Harga reguler Rp 3.155.250,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.155.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Fucose adalah sebuah monosakarida yang memiliki peran penting dalam berbagai bidang ilmu kimia dan biologi. TCI D0049 3615-37-0 D-(+)-Fucose adalah salah satu bentuk dari fucose yang digunakan secara luas dalam penelitian laboratorium, terutama dalam bidang kimia biologi dan glikosains. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks seperti glikoprotein dan glikolipid. Fucose juga menjadi komponen penting dalam pembentukan struktur biologis seperti lapisan ekstraseluler dan matriks ekstraseluler. Dalam laboratorium, fucose digunakan untuk mempelajari mekanisme interaksi molekuler dan fungsi biologis senyawa-senyawa kompleks.

Fucose memiliki struktur kimia yang unik, dengan kelompok hidroksil yang terdistribusi secara simetris. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan spesifisitas tinggi. Selain itu, fucose memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etanol dan aseton, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Ketersediaan dalam bentuk murni juga memastikan akurasi hasil penelitian.

Di laboratorium Indonesia, fucose digunakan dalam berbagai penelitian terkait biologi molekuler, farmakologi, dan kimia organik. Bahan ini sering dipakai dalam penelitian tentang penyakit genetik, pengembangan vaksin, serta studi tentang struktur molekuler protein. Fucose juga menjadi bahan penting dalam penelitian tentang interaksi antara sel dan lingkungan sekitarnya.

  • Fucose digunakan dalam sintesis senyawa glikosidik untuk studi struktur molekuler.
  • Bahan ini cocok untuk eksperimen terkait biologi molekuler dan interaksi protein.
  • Fucose sering dipakai dalam penelitian tentang penyakit genetik dan metabolisme karbohidrat.
  • Bahan ini menjadi komponen penting dalam pengembangan vaksin dan obat biogenik.
  • Fucose digunakan dalam studi tentang struktur ekstraseluler dan interaksi sel.

Merek TCI
Nomor CAS 3615-37-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung

Fucose harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mempertahankan kualitasnya. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan inert seperti plastik atau kaca untuk mencegah reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan tangan dan peralatan tetap bersih untuk menghindari kontaminasi. Fucose bersifat tidak beracun, tetapi tetap harus dihindari konsumsi atau inhalasi.

  • BOEHM dkk. (1995). ChemInform Abstract: Synthesis of Glycosides of Fucose under Neutral Conditions in Solutions of LiClO4 in Organic Solvents.. ChemInform doi:10.1002/chin.199537243
  • Leck dkk. (2004). Purification and characterization of the l-fucose transporter. Protein Expression and Purification doi:10.1016/j.pep.2004.06.028
  • Mohammad dkk. (2013). The Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor AlphaThe Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor AlphaThe Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor AlphaThe Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor AlphaThe Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor AlphaThe Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor AlphaThe Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor AlphaThe Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor AlphaThe Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor AlphaThe Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor AlphaThe Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor AlphaThe Effect of Intracrevicular Injection of Fucose on Serum Interlukine - 1beta and Tumor Necrosis Factor Alpha. Journal of Baghdad College of Dentistry doi:10.12816/0014944

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.