Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 533-67-5

2-Deoxy-D-ribose, CAS 533-67-5, TCI D0059

2-Deoxy-D-ribose, CAS 533-67-5, TCI D0059

Identitas Kimia

No. CAS
533-67-5
PubChem
CID 9828112·SID 87566807
Rumus molekul
C5H10O4
Berat molekul
134.13 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(4S,5R)-5-(hydroxymethyl)oxolane-2,4-diol
SMILES
C1C(C(OC1O)CO)O
InChIKey
PDWIQYODPROSQH-PYHARJCCSA-N
MDL
MDL00135904
Harga reguler Rp 1.510.950,00
Harga reguler Rp 1.072.050,00 Harga obral Rp 1.510.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Lihat contoh CoA (contoh format — nilai aktual sesuai lot pengiriman)

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-Deoxy-D-ribose dari TCI adalah monosakarida pentosa yang merupakan komponen gula penyusun tulang punggung DNA. Berbeda dengan D-ribosa pada RNA, senyawa ini tidak memiliki gugus hidroksil pada atom karbon kedua, dan perbedaan kecil inilah yang memberi DNA stabilitas kimia lebih tinggi. Di laboratorium, 2-deoxy-D-ribose dipakai dalam riset glikosains, biokimia asam nukleat, sintesis nukleosida, dan pengujian aktivitas antioksidan. Produk ini tersedia dalam kemasan 5g untuk kebutuhan riset.

Peneliti memilih senyawa ini karena perannya yang mendasar dalam struktur DNA, sehingga menjadi bahan awal penting untuk sintesis nukleosida dan analog nukleosida, termasuk turunan yang dikaji sebagai kandidat antivirus dan antikanker. Selain itu, 2-deoxy-D-ribose dikenal sebagai substrat dalam uji deoksiribosa, yaitu metode yang lazim untuk menilai kemampuan suatu senyawa menangkap radikal hidroksil. Pada uji ini, kerusakan gula oleh radikal menghasilkan produk yang bereaksi dengan asam tiobarbiturat membentuk warna yang dapat diukur.

Di Indonesia, uji aktivitas antioksidan terhadap ekstrak tanaman obat, rempah, dan bahan alam lokal sangat banyak dilakukan di fakultas farmasi, kimia, dan teknologi pangan. 2-Deoxy-D-ribose memungkinkan peneliti menambahkan uji penangkapan radikal hidroksil sebagai pelengkap metode lain yang umum dipakai. Senyawa ini juga relevan bagi kelompok riset kimia medisinal dan biologi molekuler yang mempelajari sintesis nukleosida maupun mekanisme kerusakan DNA.

  • Uji deoksiribosa untuk antioksidan: senyawa ini menjadi substrat yang dirusak radikal hidroksil, sehingga kemampuan ekstrak atau senyawa uji melindunginya dapat diukur secara spektrofotometri.
  • Sintesis nukleosida dan analognya: sebagai gula penyusun DNA, bahan ini menjadi titik awal pembuatan nukleosida termodifikasi untuk riset kimia medisinal antivirus dan antikanker.
  • Studi kerusakan oksidatif DNA: peneliti memakainya sebagai model sederhana untuk memahami bagaimana radikal bebas merusak komponen gula pada asam nukleat.
  • Riset glikosains dan kimia karbohidrat: struktur deoksi yang khas menjadikannya senyawa menarik untuk mempelajari reaktivitas, konformasi, dan reaksi derivatisasi gula pentosa.
  • Senyawa pembanding analisis karbohidrat: bahan ini dapat dipakai sebagai standar dalam identifikasi gula deoksi dengan kromatografi atau metode kolorimetri tertentu.

Merek TCI (kode produk D0059)
Nomor CAS 533-67-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 5g
Bentuk fisik padatan, ikuti keterangan pada label produk
Penyimpanan simpan rapat dalam kondisi dingin dan kering sesuai label

Simpan 2-Deoxy-D-ribose dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, pada suhu dingin dan kering sesuai petunjuk label, terlindung dari kelembapan dan cahaya. Gula ini dapat menyerap uap air, jadi biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka dan segera tutup kembali setelah menimbang. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium sebagai kehati-hatian umum. Larutan sebaiknya dibuat segar untuk setiap pengujian agar hasil uji antioksidan konsisten. Hindari kontaminasi ion logam pada peralatan, terutama bila dipakai dalam uji radikal.

  • MAKINO dkk. (1999). ChemInform Abstract: Synthesis of a 2‐Deoxy‐Ribose Type 1‐N‐Iminosugar.. ChemInform doi:10.1002/chin.199907228

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.