Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 24259-59-4

L-Ribosa – L-Ribose, CAS 24259-59-4, TCI R0068

L-Ribosa – L-Ribose, CAS 24259-59-4, TCI R0068

Identitas Kimia

No. CAS
24259-59-4
PubChem
CID 11804933·SID 87575626
Rumus molekul
C5H10O5
Berat molekul
150.13 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(3S,4R,5S)-5-(hydroxymethyl)oxolane-2,3,4-triol
SMILES
C([C@H]1[C@@H]([C@@H](C(O1)O)O)O)O
InChIKey
HMFHBZSHGGEWLO-OWMBCFKOSA-N
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Rp 405.300,00 Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

L-Ribose adalah sebuah gula pentosa yang memiliki peran penting dalam berbagai bidang ilmu kimia dan biologi. Sebagai salah satu komponen penting dalam struktur RNA dan DNA, L-Ribose sering digunakan dalam penelitian biokimia untuk mempelajari proses sintesis dan degradasi asam nukleat. Bahan ini juga digunakan dalam studi metabolisme karbohidrat, terutama dalam penelitian tentang penyakit metabolik dan penyakit genetik yang terkait dengan gangguan metabolisme karbohidrat. Dalam laboratorium, L-Ribose sering dijadikan bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks atau sebagai substrat dalam reaksi enzimatik.

L-Ribose memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat spesifik, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang terkendali dan presisi. Bahan ini bersifat tidak berwarna, tidak berbau, dan mudah larut dalam air. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah terdegradasi, L-Ribose menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Selain itu, kebersihan dan kemurnian tinggi dari bahan ini memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, L-Ribose sangat relevan untuk penelitian di bidang biokimia, farmakologi, dan genetika. Banyak institusi riset di Indonesia menggunakan bahan ini untuk studi lanjutan terkait penyakit metabolik, pengembangan obat, dan penelitian tentang mekanisme kerja enzim. Ketersediaan bahan ini juga mendukung kegiatan pendidikan di tingkat universitas dan lembaga penelitian, memastikan keberlanjutan kegiatan ilmiah di Indonesia.

  • Penelitian biokimia untuk sintesis senyawa organik kompleks
  • Studi metabolisme karbohidrat dalam konteks penyakit metabolik
  • Eksperimen enzimatik untuk mempelajari aktivitas enzim tertentu
  • Pengembangan obat dan senyawa farmakologis berbasis karbohidrat
  • Analisis komponen kimia dalam bahan biologis seperti RNA dan DNA

Merek TCI
Nomor CAS 24259-59-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 1g
Bentuk fisik Padat, kristal
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

L-Ribose harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas serta sinar matahari langsung. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruang laboratorium dengan suhu terkontrol dan kelembapan rendah. Karena sifatnya yang mudah larut dalam air, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan air atau kelembapan berlebihan. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung.

  • Angyal (2005). l-Ribose: an Easily Prepared Rare Sugar. Australian Journal of Chemistry doi:10.1071/ch04201
  • Bubis (1998). A role for NAD+ and cADP-ribose in melatonin signal transduction. Molecular and Cellular Endocrinology doi:10.1016/s0303-7207(97)00231-1
  • ZHANG dkk. (1997). ChemInform Abstract: Novel Analogues of Cyclic ADP‐Ribose: 9‐Cyclic Etheno‐ADP‐Ribose and Cyclic Etheno‐CDP Ribose.. ChemInform doi:10.1002/chin.199706216

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.