Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 88-42-6

2,5-Dichlorobenzenesulfonic Acid Dihydrate, CAS 88-42-6, TCI D0334

2,5-Dichlorobenzenesulfonic Acid Dihydrate, CAS 88-42-6, TCI D0334

Identitas Kimia

No. CAS
88-42-6
PubChem
CID 66616·SID 87567027
Rumus molekul
C6H4Cl2O3S.2H2O
Berat molekul
263.09 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,5-dichlorobenzenesulfonic acid
SMILES
C1=CC(=C(C=C1Cl)S(=O)(=O)O)Cl
InChIKey
LFXZSGVZSSMCMB-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00035751
Harga reguler Rp 7.209.300,00
Harga reguler Rp 5.041.050,00 Harga obral Rp 7.209.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,5-Dichlorobenzenesulfonic Acid Dihydrate dari TCI adalah asam sulfonat aromatik dengan dua atom klor pada posisi 2 dan 5 cincin benzena. Senyawa ini disuplai dalam bentuk dihidrat, yaitu mengandung dua molekul air kristal. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini dipakai untuk menghasilkan turunan sulfonil, garam sulfonat, dan intermediat zat warna. Asam sulfonat aromatik juga dikenal sebagai asam organik kuat, sehingga senyawa ini dapat berperan sebagai katalis asam atau sebagai sumber anion sulfonat dalam berbagai percobaan.

Peneliti memilih senyawa ini karena gugus sulfonat memberi sifat asam kuat sekaligus kelarutan yang baik dalam air dan pelarut polar. Atom klor pada cincin mengubah sifat elektronik dan lipofilisitasnya dibandingkan asam benzenasulfonat tanpa substituen. Perbedaan ini bermanfaat ketika peneliti ingin menyetel kelarutan garam, kekuatan asam, atau sifat fisik produk akhir. Bentuk dihidrat yang terdefinisi juga memudahkan perhitungan stoikiometri, asalkan kandungan airnya ikut diperhitungkan dalam bobot molekul.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini relevan bagi riset sintesis zat warna dan pigmen, pengembangan garam farmasi, serta studi katalisis asam homogen. Laboratorium industri tekstil dan kimia khusus dapat menggunakannya sebagai bahan pembanding atau intermediat. Kemasan 25g memadai untuk serangkaian percobaan sintesis dan uji pendahuluan sebelum peneliti memutuskan untuk meningkatkan skala.

  • Intermediat zat warna dan pigmen: asam sulfonat aromatik terklorinasi lazim dipakai untuk membangun zat warna larut air, sehingga senyawa ini relevan bagi riset pewarna tekstil.
  • Katalis asam organik: sebagai asam sulfonat yang kuat dan larut dalam pelarut polar, senyawa ini dapat dicoba sebagai katalis homogen untuk esterifikasi atau reaksi kondensasi.
  • Pembentukan garam sulfonat: anion 2,5-diklorobenzenasulfonat dapat dipakai untuk membuat garam dengan basa organik, berguna dalam studi kristalisasi dan pemilihan bentuk garam.
  • Sintesis turunan sulfonil klorida dan sulfonamida: gugus sulfonat dapat diubah menjadi sulfonil klorida yang kemudian direaksikan dengan amina untuk membentuk sulfonamida tersubstitusi.
  • Studi pengaruh substituen pada keasaman: senyawa ini berguna sebagai pembanding dalam kajian hubungan struktur dan sifat asam sulfonat aromatik dalam praktikum kimia fisik organik.

Merek TCI
Nomor CAS 88-42-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik padatan dalam bentuk dihidrat; lihat sertifikat analisis untuk keterangan pasti
Penyimpanan wadah tertutup rapat, sejuk, kering, terlindung dari kelembapan

Simpan 2,5-Dichlorobenzenesulfonic Acid Dihydrate dalam wadah tertutup rapat yang tahan asam, misalnya botol kaca atau wadah asli dari TCI, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan udara lembap yang dapat mengubah kadar air bahan. Jauhkan dari basa kuat, oksidator, dan logam yang mudah terkorosi. Karena bersifat asam kuat, bahan ini dapat menyebabkan iritasi atau luka bakar pada kulit dan mata. Gunakan sarung tangan tahan asam, kacamata pelindung atau pelindung wajah, dan jas laboratorium. Tangani di lemari asam dan ikuti SDS TCI.

—