1,3-Dichlorobutane adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang berarti digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa lain. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat penting dalam reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk memulai proses sintesis senyawa organik yang lebih kompleks.
1,3-Dichlorobutane memiliki sifat kimia yang stabil, namun tetap reaktif terhadap berbagai kondisi tertentu. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk cair, dengan aroma yang khas. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, bahan ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia. Ketersediaan dan kestabilannya membuatnya menjadi bahan yang populer dalam berbagai eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, 1,3-Dichlorobutane digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik dan pengujian reaktivitas senyawa halogen. Bahan ini juga digunakan dalam penelitian tentang reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik, yang merupakan bagian penting dari kurikulum kimia di berbagai institusi pendidikan tinggi.
- Sintesis senyawa organik kompleks sebagai bahan dasar dalam reaksi kimia
- Pengujian reaktivitas senyawa halogen dalam berbagai kondisi reaksi
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses sintesis farmasi
- Penelitian tentang reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik
- Penggunaan dalam proses pemurnian senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1190-22-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan sinar matahari langsung |
1,3-Dichlorobutane harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selama penyimpanan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah penguapan. Di laboratorium, bahan ini sebaiknya ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko paparan.
- Jia dkk. (2019). Improving the Mechanical and Surface Properties of Aramid Fiber by Grafting with 1,4-Dichlorobutane under Supercritical Carbon Dioxide. Materials doi:10.3390/ma12223766
- Katano (2004). Ion-transfer voltammetry at 1,6-dichlorohexane?water and 1,4-dichlorobutane?water interfaces. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2003.10.044
- Han dkk. (2019). Schiff base functionalized chitosan anion exchange membranes with 1,4-dichlorobutane as the crosslinker. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2019.06.031
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

