4,6-Dichloro-o-cresol dari TCI adalah turunan kresol, yaitu fenol bermetil, dengan dua atom klor pada posisi 4 dan 6 relatif terhadap gugus hidroksil. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini memberi kerangka fenol terklorinasi yang dapat dikembangkan menjadi eter aril, ester, maupun senyawa aromatik tersubstitusi lainnya. Klorofenol dan klorokresol dikenal luas dalam kimia agrokimia dan antimikroba, sehingga senyawa ini menjadi bahan penting baik untuk sintesis maupun sebagai senyawa pembanding analitik.
Peneliti memilih senyawa ini karena gugus hidroksil fenoliknya dapat dimodifikasi dengan mudah, sedangkan gugus metil dan dua atom klor menentukan pola substitusi yang spesifik pada cincin. Atom klor membuat fenol lebih asam dan lebih lipofilik dibandingkan o-kresol biasa. Perubahan ini memengaruhi reaktivitas dan perilaku senyawa dalam sistem biologis maupun lingkungan. Struktur tersebut membuatnya cocok untuk kajian hubungan struktur dan aktivitas pada senyawa fenolik terhalogenasi.
Di Indonesia, 4,6-Dichloro-o-cresol relevan bagi laboratorium sintesis intermediat agrokimia, mengingat kuatnya sektor pertanian nasional. Senyawa ini juga berguna bagi laboratorium pengujian lingkungan yang memantau residu senyawa fenolik terklorinasi di air dan tanah, serta bagi peneliti antimikroba di perguruan tinggi. Kemasan 5g cukup untuk standar analitik dan percobaan sintesis skala kecil.
Produk TCI terkait
- Sintesis eter fenoksi: gugus hidroksil dapat dialkilasi membentuk eter aril, struktur yang menjadi dasar berbagai senyawa herbisida golongan fenoksi dalam riset agrokimia.
- Standar pembanding analisis lingkungan: senyawa ini berguna untuk identifikasi dan kalibrasi residu klorofenol pada sampel air dan tanah menggunakan kromatografi gas atau cair.
- Studi aktivitas antimikroba: klorokresol dikenal memiliki sifat antimikroba, sehingga senyawa ini dapat dipakai dalam penapisan dan kajian hubungan struktur-aktivitas senyawa fenolik terhalogenasi.
- Intermediat sintesis aromatik tersubstitusi: pola substitusi metil dan klor yang tetap memungkinkan peneliti membangun molekul target dengan posisi gugus yang terkontrol dan dapat diprediksi.
- Kajian degradasi polutan fenolik: senyawa ini menjadi substrat model untuk menguji metode fotokatalisis, oksidasi lanjut, atau biodegradasi dalam penelitian pengolahan air limbah.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1570-65-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | umumnya berupa padatan; lihat sertifikat analisis untuk keterangan pasti |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, sejuk, kering, terlindung dari cahaya |
Simpan 4,6-Dichloro-o-cresol dalam wadah kaca atau wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik. Jauhkan dari oksidator kuat, basa kuat, dan asam klorida anhidrat. Klorofenol dapat mengiritasi atau merusak kulit dan mata serta berbahaya bila tertelan atau terserap melalui kulit, sehingga wajib memakai sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Tangani di lemari asam dan hindari debu. Jangan buang ke saluran air. Kumpulkan sebagai limbah organik terhalogenasi sesuai SDS TCI.
—

