N,N-Diethylaniline adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi organik. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini berperan penting dalam sintesis senyawa kompleks, termasuk dalam pembuatan obat, bahan kimia industri, dan produk farmasi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi substitusi, kondensasi, dan reaksi lain yang memerlukan amina aromatik.
N,N-Diethylaniline memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, yang membuatnya menjadi pilihan ideal dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini bersifat basa lemah dan dapat bereaksi dengan berbagai reaktan seperti asam, halida, dan reaktan elektrofilik. Karakteristik ini memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai kondisi reaksi yang beragam.
Di laboratorium Indonesia, N,N-Diethylaniline sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian di bidang farmasi, kimia organik, dan industri kimia. Ketersediaannya dan keandalan sifat kimianya menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan praktisi di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Reaksi substitusi aromatik untuk sintesis senyawa kompleks
- Pembuatan obat-obatan dengan struktur molekuler yang kompleks
- Sintesis senyawa heterosiklik dalam bidang farmasi
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas amina aromatik dalam berbagai kondisi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 91-66-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N,N-Diethylaniline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia dengan tutup rapat. Karena sifat kimianya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penghirupan uap.
- El-Nahass dkk. (2007). Fabrication and characterization of 4-tricyanovinyl-N,N-diethylaniline/p-silicon hybrid organic–inorganic solar cells. Solar Energy Materials and Solar Cells doi:10.1016/j.solmat.2007.03.016
- Huang dkk. (1998). N,N-diethylaniline as hydrogen donor for determination of hydrogen peroxide catalyzed by metalloporphyrins as enzyme mimetic of peroxidase. Mikrochimica Acta doi:10.1007/bf01242195
- (2009). Role of Diethylaniline in the Reduction of 1,3-Dicarbonyl Compounds. Synfacts doi:10.1055/s-0029-1217291
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
