4-(Diethylamino)benzonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur yang terdiri dari gugus nitril dan gugus amina diethyl, yang memberikan sifat reaktif dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk membangun senyawa-senyawa yang lebih kompleks, baik dalam penelitian kimia organik maupun dalam pengembangan senyawa farmakologis.
Karena sifat reaktivitasnya, 4-(Diethylamino)benzonitrile memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofilik, elektrofilik, dan reaksi substitusi. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam sintesis senyawa yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai reaktan lain. Senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaannya dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Peneliti lokal sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang medis, industri, atau lingkungan. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan peneliti untuk mengakses bahan ini secara langsung tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan gugus nitril dan amina
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri seperti plastik dan bahan kimia
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis kompleks
- Uji keterikatan senyawa dengan berbagai reaktan dalam reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2873-90-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-(Diethylamino)benzonitrile harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, harus diperhatikan kehati-hatian untuk mencegah kontak langsung dengan kulit dan mata. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap harus dianggap sebagai bahan kimia yang memerlukan perlakuan standar keselamatan laboratorium.
- Jamorski dkk. (2004). Time-Dependent Density-Functional Theory Investigation of the Fluorescence Behavior as a Function of Alkyl Chain Size for the 4-(N,N-Dimethylamino)benzonitrile-like Donor−Acceptor Systems 4-(N,N-Diethylamino)benzonitrile and 4-(N,N-Diisopropylamino)benzonitrile. The Journal of Physical Chemistry B doi:10.1021/jp0307699
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
