4-Amino-1-diethylaminopentane adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi sintetik di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekul yang kompleks dan berperan sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa organik lainnya. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi lain yang memerlukan keberadaan gugus amina.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap suhu tinggi dan paparan oksidator. Karena keberadaan dua gugus amina, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai reaktan, sehingga sangat fleksibel dalam penggunaannya. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk aplikasi dalam sintesis senyawa kompleks.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan bahan ini untuk pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi industri atau medis.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan gugus amina aktif
- Reaksi substitusi pada rantai karbon untuk pembentukan senyawa baru
- Pengembangan bahan aktif farmakologis dalam penelitian obat
- Pembuatan bahan intermediet untuk produksi senyawa polimer
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan berbagai gugus fungsi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 140-80-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, sebaiknya disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area penyimpanan tidak memiliki sumber api atau bahan oksidator.
—
