DL-3,4-Dihydroxymandelic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia dan farmasi karena kemampuannya untuk berfungsi sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa dengan struktur tertentu. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai komponen yang membantu pembentukan ikatan kimia yang diperlukan untuk menghasilkan produk akhir yang diinginkan.
DL-3,4-Dihydroxymandelic Acid memiliki struktur molekuler yang stabil dan sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan proses manipulasi dan reaksi kimia di laboratorium. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi sifat fisika- kimia, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan ilmuwan dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmasi. Banyak institusi pendidikan dan lembaga penelitian mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku berkualitas tinggi.
- Sintesis senyawa aktif farmakologis yang memerlukan struktur hidroksil yang spesifik
- Reaksi kimia untuk pengembangan obat baru dengan mekanisme aksi tertentu
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan struktur aromatik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik untuk meningkatkan efisiensi
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 775-01-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
DL-3,4-Dihydroxymandelic Acid harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
- Sugumaran dkk. (1992). Mechanistic studies on tyrosinase-catalysed oxidative decarboxylation of 3,4-dihydroxymandelic acid. Biochemical Journal doi:10.1042/bj2810353
- Li dkk. (2019). A Thermophilic Biofunctional Multienzyme Cascade Reaction for Cell-Free Synthesis of Salvianic Acid A and 3,4-Dihydroxymandelic Acid. ACS Sustainable Chemistry & Engineering doi:10.1021/acssuschemeng.9b05496
- Cao dkk. (1998). Simultaneous determination of 3,4-dihydroxymandelic acid, 4-hydroxy-3-methoxymandelic acid, 3,4-dihydroxyphenylglycol, 4-hydroxy-3-methoxyphenylglycol, and their precursors, in human urine by HPLC with electrochemical detection. Chromatographia doi:10.1007/bf02466470
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
