DL-Glyceric Acid (20% dalam air, sekitar 2 mol/L) adalah bahan kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Bahan ini merupakan asam organik yang memiliki struktur molekuler sederhana namun memiliki sifat kimia yang penting. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi yang memerlukan pengaturan pH atau sebagai pengatur keasaman. Selain itu, DL-Glyceric Acid juga digunakan dalam penelitian biokimia karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan protein dan enzim.
DL-Glyceric Acid memiliki sifat larut dalam air dan memiliki titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan dalam penggunaan dan penyimpanan. Bahan ini juga stabil dalam kondisi normal dan tidak mudah terdegradasi. Keberadaan bentuk racemik (DL) menjadikannya lebih fleksibel dalam berbagai reaksi kimia karena dapat berperan sebagai donor atau akseptor proton. Karena sifat kimianya yang netral dan tidak beracun, bahan ini juga aman untuk digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, DL-Glyceric Acid sering digunakan dalam penelitian kimia murni, farmasi, dan biokimia. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang relatif mudah dan keandalan sifat kimianya. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan bahan ini dalam berbagai eksperimen untuk mengembangkan senyawa baru atau memahami reaksi kimia tertentu.
Produk TCI terkait
- TCI H0297 503-66-2 3-Hydroxypropionic Acid (contains varying amounts of 3,3'-Oxydipropionic Acid) (ca 30% in Water, ca 36mol/L)
- TCI S0928 72-17-3 Sodium DL-Lactate (60% in Water)
- TCI S0136 89-08-7 4-Sulfophthalic Acid (contains 3-Sulfophthalic Acid) (ca 50% in Water)
- TCI N0374 104-91-6 4-Nitrosophenol (wetted with ca. 40% Water) (unit weight on dry weight basis)
- TCI G0366 298-12-4 Glyoxylic Acid (ca 50% in Water, ca 9mol/L)
- TCI G0245 110-94-1 Glutaric Acid (ca. 50% in Water, ca. 4.3mol/L)
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik karena kemampuannya sebagai bahan baku
- Cocok untuk penelitian biokimia karena interaksi dengan protein dan enzim
- Berguna dalam pengaturan pH larutan dalam reaksi kimia tertentu
- Dapat digunakan sebagai pengawet dalam larutan kimia untuk memperpanjang masa simpan
- Memiliki potensi dalam pengembangan obat karena aktivitas biologisnya
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 473-81-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 5g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya langsung |
DL-Glyceric Acid sebaiknya disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol gelas atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi.
- Sato dkk. (2015). Microbial resolution of dl-glyceric acid for l-glyceric acid production with newly isolated bacterial strains. Journal of Bioscience and Bioengineering doi:10.1016/j.jbiosc.2014.10.016
- Habe dkk. (2009). Biotransformation of glycerol to d-glyceric acid by Acetobacter tropicalis. Applied Microbiology and Biotechnology doi:10.1007/s00253-008-1737-2
- Han dkk. (2019). Efficient and stable platinum nanocatalysts supported over Ca-doped ZnAl2O4 spinels for base-free selective oxidation of glycerol to glyceric acid. Molecular Catalysis doi:10.1016/j.mcat.2019.110559
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

