Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 79-14-1

Glycolic Acid (ca 70% in Water, ca 12mol/L) TCI G0110

Glycolic Acid (ca 70% in Water, ca 12mol/L) TCI G0110

Identitas Kimia

Nama lain
Hydroxyacetic Acid (ca. 70% in Water, ca. 12mol/L)
No. CAS
79-14-1
PubChem
CID 757·SID 87570311
Rumus molekul
C2H4O3
Berat molekul
76.05 g/mol
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-hydroxyacetic acid
SMILES
C(C(=O)O)O
InChIKey
AEMRFAOFKBGASW-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00004312
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Glycolic Acid dalam bentuk larutan air sekitar 70 persen, dipasok TCI dengan nomor katalog G0110, adalah asam hidroksi alfa paling sederhana yang membawa gugus karboksil dan gugus hidroksil pada atom karbon bersebelahan. Kombinasi dua gugus fungsi ini membuatnya berperan ganda di laboratorium: sebagai asam organik yang cukup kuat untuk mengatur keasaman dan melarutkan endapan mineral, sekaligus sebagai blok pembangun bifungsional yang dapat mengalami esterifikasi, eterifikasi, maupun polimerisasi kondensasi menjadi poliglikolida yang banyak diteliti pada bidang material terurai hayati.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah ukuran molekulnya yang sangat kecil, kelarutannya yang sempurna dalam air, serta keasamannya yang lebih tinggi dibanding asam asetat akibat efek penarikan elektron dari gugus hidroksil di posisi alfa. Penyediaan dalam bentuk larutan air memudahkan penuangan dan pengukuran volumetrik, menghindarkan pengguna dari kesulitan menangani padatan yang sangat higroskopis, serta mempercepat penyiapan larutan kerja karena bahan sudah terlarut sempurna. Sifat pengkelat ringannya juga berguna pada pembersihan permukaan logam dan pelarutan kerak anorganik di peralatan laboratorium.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini dipakai pada riset polimer terurai hayati, pengembangan formulasi kosmetika dan sediaan topikal skala penelitian, pengaturan pH pada percobaan kimia analitik, serta praktikum kimia organik mengenai asam hidroksi. Kemasan 25 g sesuai untuk percobaan terbatas dan pengujian awal, sedangkan kemasan 500 g menunjang laboratorium yang menjalankan reaksi berulang atau membutuhkan bahan seragam untuk rangkaian percobaan panjang.

  • Penelitian polimer terurai hayati, karena gugus hidroksil dan karboksil pada satu molekul memungkinkan polimerisasi kondensasi sendiri menjadi rantai poliglikolida tanpa komonomer tambahan.
  • Pengaturan keasaman pada percobaan kimia analitik, sebab keasamannya lebih tinggi daripada asam karboksilat sederhana lain namun tetap mudah dikendalikan dalam larutan air.
  • Pembersihan kerak anorganik pada peralatan gelas dan logam laboratorium, memanfaatkan kemampuan pengkelatan ringan yang melarutkan endapan kalsium dan oksida besi.
  • Riset formulasi sediaan topikal dan kosmetika skala laboratorium, karena asam hidroksi alfa merupakan bahan aktif klasik yang banyak dikaji perilaku pelepasannya.
  • Bahan awal sintesis ester dan eter glikolat, menyediakan dua gugus fungsi reaktif untuk membangun turunan bifungsional pada penelitian kimia organik.

Merek TCI (nomor katalog G0110)
Nomor CAS 79-14-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g dan 500 g
Bentuk fisik larutan dalam air (sekitar 70 persen, sekitar 12 mol per liter sesuai keterangan produk)
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan berventilasi baik, terlindung cahaya

Simpan larutan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari basa kuat, sianida, dan bahan pengoksidasi. Gunakan wadah kaca atau plastik tahan asam, dan hindari wadah logam yang mudah terkorosi karena larutan bersifat asam kuat pada konsentrasi tinggi. Penuangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan sarung tangan tahan kimia, kacamata pelindung atau pelindung wajah, serta jas laboratorium, sebab larutan pekat dapat menyebabkan luka bakar kimia pada kulit dan kerusakan serius pada mata. Sediakan pancuran mata di dekat area kerja, encerkan selalu dengan menambahkan asam ke dalam air, dan netralkan tumpahan dengan bahan penyerap yang sesuai.

  • Jadidi dkk. (2020). Effect of poly lactic-co-glycolic acid encapsulation on drug delivery kinetics from vancomycin-impregnated Ca-Mg silicate scaffolds. Progress in Organic Coatings doi:10.1016/j.porgcoat.2020.105970

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.