N,N-Dimethylethylenediamine (DMEDA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaktivitas tinggi, sehingga sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, DMEDA berperan sebagai reaktan dalam berbagai proses, termasuk pembentukan senyawa heterosiklik dan pengikatan gugus fungsi.
DMEDA memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap memerlukan penanganan yang hati-hati karena bersifat korosif dan mungkin mengiritasi kulit. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini sering dipilih dalam reaksi yang memerlukan pengikatan gugus amina atau pembentukan ikatan nitrogen.
Di laboratorium Indonesia, DMEDA digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan pembuatan senyawa kimia industri. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses pembuatan bahan kimia yang lebih kompleks, sehingga sangat relevan bagi peneliti dan praktisi di bidang kimia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Pembuatan bahan aktif farmakologis dalam penelitian farmasi
- Reaksi pengikatan gugus amina dalam sintesis senyawa kompleks
- Produksi bahan baku untuk industri plastik dan bahan kimia
- Pengembangan bahan kimia dalam bidang material dan teknologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 108-00-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
DMEDA harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau logam. Penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini dapat mengiritasi kulit dan mata. Harus dihindari kontak langsung dengan kulit, mata, dan pernapasan.
- Yeşilel dkk. (2003). Spectroscopic and Thermal Studies of bis(N,N′‐Dimethylethylenediamine) and bis(N,N‐Dimethylethylenediamine)saccharinato Complexes of Co(II), Ni(II), and Cu(II). Synthesis and Reactivity in Inorganic and Metal-Organic Chemistry doi:10.1081/sim-120016874
- (2006). N,N-Dimethylethylenediamine. Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.caut336
- Safaei dkk. (2016). New mixed-ligand 8-hydroxyquinolinato iron(III) complexes of dimethylethylenediamine-based aminophenol ligands. Polyhedron doi:10.1016/j.poly.2016.01.049
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
