2,4-Dimethylphenol, dengan nomor CAS 105-67-9, adalah senyawa organik yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substitusi dua metil pada posisi 2 dan 4 dari fenol, sehingga memberikan sifat kimia yang unik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk dalam pembuatan obat, bahan kimia industri, dan bahan bantu dalam analisis kimia.
2,4-Dimethylphenol memiliki sifat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, serta memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif stabil. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan kontrol suhu dan pelarut. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas kimia yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium Indonesia, 2,4-Dimethylphenol sering dipakai dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Bahan ini juga digunakan dalam pengujian kualitatif dan kuantitatif, serta dalam pembuatan bahan bantu seperti pelarut atau bahan reaktif untuk reaksi tertentu. Karena keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi salah satu bahan penting dalam laboratorium kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks karena struktur aromatik dan reaktivitas tinggi
- Pengujian kualitatif dalam analisis kimia untuk mengidentifikasi senyawa tertentu
- Pembuatan bahan reaktif dalam reaksi substitusi dan oksidasi
- Penggunaan sebagai pelarut dalam proses ekstraksi dan pemurnian senyawa
- Penelitian dalam bidang farmasi untuk pengembangan obat baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 105-67-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,4-Dimethylphenol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan pernapasan. Pastikan area kerja tetap ventilasi baik untuk mencegah akumulasi uap.
- Shi dkk. (2022). Experimental determination and thermodynamic modeling of solid-liquid equilibrium of 2,6-dimethylphenol, 3,5-dimethylphenol and 2,5-dimethylphenol binary and ternary systems. Thermochimica Acta doi:10.1016/j.tca.2022.179174
- Rajendiran dkk. (2026). Synthesis of Copper–2,5-dimethylphenol –Cyclodextrin Nanomaterials and pH-Dependent of 2,5-dimethylphenol –Cyclodextrin Inclusion Complexes. Science Discovery Chemistry doi:10.11648/j.sdc.20260101.15
- Shibasaki dkk. (2009). Oxidative Coupling Copolycondensation of 2,6-Dimethylphenol with 2,5-Dimethylphenol: Highly Thermostable Poly(phenylene ether). Polymer Journal doi:10.1295/polymj.pj2009067r
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
