3,4-Dimethylphenol adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan dua gugus metil yang ditempatkan pada posisi 3 dan 4 pada cincin fenol. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk senyawa obat, bahan pewarna, dan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif, 3,4-Dimethylphenol sering diaplikasikan dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi.
3,4-Dimethylphenol memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan oksidasi dan suhu tinggi. Bahan ini juga bersifat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan eter. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini memerlukan penggunaan yang hati-hati dan pengendalian suhu yang tepat. Keberadaan gugus fenol pada molekulnya membuatnya memiliki kecenderungan untuk berikatan dengan berbagai senyawa lain.
Di laboratorium Indonesia, 3,4-Dimethylphenol sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi pilihan karena ketersediaannya dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Penggunaannya juga didukung oleh kebijakan pengelolaan bahan kimia yang ketat di lingkungan laboratorium lokal.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur aromatik kompleks
- Reaksi substitusi pada cincin aromatik untuk menghasilkan senyawa baru
- Pembuatan bahan pewarna alami dan sintetis dalam bidang kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa fenolik dalam lingkungan reaktif
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan struktur fenolik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 95-65-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
3,4-Dimethylphenol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta paparan udara. Bahan ini bersifat reaktif dan perlu ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan meminimalkan risiko degradasi dan reaksi tidak diinginkan. Pastikan area penyimpanan terhindar dari kelembapan tinggi dan sinar matahari langsung.
- Shi dkk. (2022). Experimental determination and thermodynamic modeling of solid-liquid equilibrium of 2,6-dimethylphenol, 3,5-dimethylphenol and 2,5-dimethylphenol binary and ternary systems. Thermochimica Acta doi:10.1016/j.tca.2022.179174
- Rajendiran dkk. (2026). Synthesis of Copper–2,5-dimethylphenol –Cyclodextrin Nanomaterials and pH-Dependent of 2,5-dimethylphenol –Cyclodextrin Inclusion Complexes. Science Discovery Chemistry doi:10.11648/j.sdc.20260101.15
- Shibasaki dkk. (2009). Oxidative Coupling Copolycondensation of 2,6-Dimethylphenol with 2,5-Dimethylphenol: Highly Thermostable Poly(phenylene ether). Polymer Journal doi:10.1295/polymj.pj2009067r
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
