2,6-Dinitroaniline adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia sebagai bahan dasar atau bahan pembangun. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik atau senyawa aromatik kompleks. Sebagai bahan pembangun, 2,6-Dinitroaniline memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, sehingga menjadi komponen penting dalam pembuatan senyawa obat, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk reaksi substitusi.
Karakteristik utama dari 2,6-Dinitroaniline adalah struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk bereaksi dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki sifat basa lemah dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karena sifat tersebut, 2,6-Dinitroaniline sering dipilih dalam reaksi kimia yang memerlukan kestabilan struktur molekul dan reaktivitas yang terkendali.
Di laboratorium di Indonesia, 2,6-Dinitroaniline digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa yang memerlukan substitusi nitro pada struktur aromatik. Bahan ini juga diterapkan dalam penelitian farmakologi dan kimia industri, karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang kompleks.
- Sintesis senyawa heterosiklik yang memerlukan substitusi nitro pada struktur aromatik
- Pengembangan bahan kimia industri seperti bahan peledak atau bahan pengawet
- Penelitian farmakologi untuk pembuatan senyawa obat dengan aktivitas biologis tertentu
- Reaksi kimia organik yang memerlukan bahan pembangun dengan reaktivitas terkendali
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam laboratorium kimia untuk identifikasi senyawa tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 606-22-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan sinar matahari langsung |
2,6-Dinitroaniline harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati, terutama dalam proses penggunaan dan penyimpanan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau logam, untuk mencegah reaksi kimia dengan wadah. Selain itu, proses penggunaan harus dilakukan di area yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.
- DE VARGAS dkk. (1996). ChemInform Abstract: From N‐n‐Butyl‐2,6‐dinitroaniline to a Fused Heterocyclic N‐Oxide.. ChemInform doi:10.1002/chin.199622136
- Krämer dkk. (2008). Enzyme-linked immunosorbent assays for the sensitive analysis of 2,4-dinitroaniline and 2,6-dinitroaniline in water and soil. Analytical and Bioanalytical Chemistry doi:10.1007/s00216-008-2146-1
- Matveychuk dkk. (2022). Quantitative Comparison of Structural and Mechanical Properties of 6-Chloro-2,4-dinitroaniline Polymorphs. Crystal Growth & Design doi:10.1021/acs.cgd.2c00692
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
