Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 23873-81-6

Benzil Dioxime TCI D0891

Benzil Dioxime TCI D0891
Harga reguler Rp 1.565.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.565.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Benzil Dioxime (TCI D0891) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block), senyawa ini memiliki peran penting dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam reaksi yang melibatkan pembentukan ikatan logam. Senyawa ini sering digunakan dalam reaksi kompleksasi dan analisis kuantitatif, terutama dalam bidang kimia analitik dan organik. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, Benzil Dioxime menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen laboratorium.

Benzil Dioxime memiliki struktur kimia yang khas, dengan dua gugus oksima yang berfungsi sebagai ligan dalam reaksi kompleksasi. Senyawa ini memiliki sifat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan dalam proses pemisahan dan reaksi. Karena sifat kimianya yang tidak mudah terurai, Benzil Dioxime juga memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi lingkungan laboratorium. Kombinasi dari stabilitas dan reaktivitas membuat senyawa ini sangat diminati dalam berbagai aplikasi kimia.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, Benzil Dioxime digunakan secara luas dalam pendidikan dan penelitian. Banyak institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia menggunakannya untuk mengajarkan konsep kompleksasi dan sintesis senyawa organik. Senyawa ini juga menjadi bahan baku dalam penelitian analitik dan kimia industri, sehingga sangat relevan dalam kebutuhan lokal.

  • Dalam analisis kuantitatif logam berat, Benzil Dioxime digunakan sebagai ligan untuk membentuk kompleks stabil yang memudahkan deteksi dan kuantifikasi.
  • Senyawa ini cocok untuk sintesis senyawa organik kompleks karena kemampuannya dalam membentuk ikatan logam.
  • Dalam penelitian kimia analitik, Benzil Dioxime digunakan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi logam berat dalam sampel.
  • Bahan ini sering digunakan dalam eksperimen pendidikan untuk mengajarkan konsep kompleksasi dan reaktivitas senyawa organik.
  • Benzil Dioxime juga diterapkan dalam reaksi kimia industri untuk memproduksi senyawa dengan struktur tertentu.

Merek TCI
Nomor CAS 23873-81-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik Padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan

Benzil Dioxime harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber cahaya langsung dan paparan udara. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca, dan harus dilengkapi dengan label yang jelas untuk menghindari kesalahan penggunaan. Dalam penanganan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.

  • BOBROWSKI (1994). Application of catalytic adsorptive stripping voltammetry of the cobalt-α-benzil dioxime complex to analysis of cobalt traces in metallic zinc. Talanta doi:10.1016/0039-9140(93)e0009-3
  • Bakkiyaraj dkk. (2016). Spectroscopic (FT-IR, FT-Raman, FT-NMR and UV–Vis) investigation on benzil dioxime using quantum computational methods. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2015.11.044
  • Bobrowski dkk. (1991). Catalytic adsorptive stripping voltammetric determination of cobalt as an α‐benzil dioxime complex in the presence of an extremely large excess of zinc. Electroanalysis doi:10.1002/elan.1140030304

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.