1,1-Diphenylhydrazine adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam analisis kualitatif dan kuantitatif. Bahan ini sering digunakan sebagai reagen dalam reaksi hidrazin yang dapat membentuk kompleks dengan berbagai senyawa organik dan anorganik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu dalam identifikasi senyawa tertentu, terutama dalam reaksi yang melibatkan senyawa aromatik.
Karakteristik utama dari 1,1-Diphenylhydrazine adalah kemampuannya untuk bereaksi dengan senyawa aromatik dan membentuk kristal yang mudah diidentifikasi. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam analisis kimia, terutama dalam reaksi yang memerlukan pengamatan visual atau pengukuran kuantitatif. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang cukup baik dalam kondisi laboratorium yang terkontrol.
Di laboratorium Indonesia, 1,1-Diphenylhydrazine digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam analisis senyawa organik dan anorganik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan industri makanan, karena kemampuannya untuk membantu dalam identifikasi dan analisis senyawa yang kompleks.
Produk TCI terkait
- Reaksi hidrazin untuk identifikasi senyawa aromatik dalam analisis kimia
- Pengujian kualitatif senyawa organik dalam laboratorium farmasi
- Pembentukan kompleks kimia untuk analisis kuantitatif dalam penelitian ilmiah
- Pemisahan senyawa tertentu dalam proses isolasi kimia
- Uji reaktivitas senyawa aromatik dalam penelitian kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 530-50-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1,1-Diphenylhydrazine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan memenuhi standar keselamatan laboratorium untuk mencegah risiko kebocoran atau reaksi kimia yang tidak terduga.
- Hristea (2011). Novel 1,1-diphenylhydrazine derivatives of benzofurazanand their dimerization. ARKIVOC doi:10.3998/ark.5550190.0012.b20
- Bosold dkk. (1998). Crystal structure of bis(1-lithio-1,2-diphenylhydrazine)-1,2-dilithio- 1,2-diphenylhydrazine-tetrakis(diethyl ether), [(C6H5)2N2Li]2[(C6H5)2N2Li2](C4H10O)4. Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1524/ncrs.1998.213.14.651
- Azhakar dkk. (2011). Formation of Silicon Centered Spirocyclic Compounds: Reaction of N-Heterocyclic Stable Silylene with Benzoylpyridine, Diisopropyl Azodicarboxylate, and 1,2-Diphenylhydrazine. Inorganic Chemistry doi:10.1021/ic102566c
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
