TCI D1331 Phenytoin Sodium adalah garam natrium dari 5,5-difenilhidantoin, sebuah senyawa heterosiklik dengan inti hidantoin yang membawa dua gugus fenil pada posisi karbon kelima. Dalam katalog, produk ini dikelompokkan sebagai heterocyclic building block, yakni bahan pemula bercincin nitrogen yang dipakai untuk membangun atau membandingkan struktur molekul lain. Di laboratorium, senyawa ini berperan ganda: sebagai kerangka hidantoin untuk pekerjaan sintesis dan modifikasi kimia, serta sebagai senyawa rujukan yang sangat dikenal dalam kajian farmakologi, analisis farmasi, dan penelitian saluran ion natrium pada sel yang dapat tereksitasi.
Sifat yang membuat bentuk garam natrium ini dipilih adalah kelarutannya dalam air yang jauh lebih baik dibandingkan bentuk asam bebasnya. Deprotonasi pada nitrogen imida menghasilkan anion terstabilkan resonansi sehingga garamnya mudah dilarutkan untuk menyiapkan larutan induk. Konsekuensinya, larutan yang terbentuk bersifat basa dan cenderung menyerap karbon dioksida dari udara, yang perlahan dapat mengendapkan kembali bentuk asam bebasnya. Padatannya juga bersifat higroskopis. Inti hidantoin sendiri memberikan pola ikatan hidrogen yang khas dan kerangka kaku dengan dua gugus fenil, sehingga senyawa ini juga menarik sebagai model dalam kajian struktur dan interaksi molekul.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak dijumpai di lingkungan pendidikan farmasi, laboratorium analisis obat, serta kelompok riset farmakologi dan neurosains dasar. Penggunaannya mencakup penyiapan larutan pembanding untuk validasi metode kromatografi, praktikum kimia farmasi, hingga percobaan elektrofisiologi. Kemasan 25 g memenuhi kebutuhan laboratorium analisis dan pengajaran, sedangkan kemasan 500 g melayani kegiatan berskala lebih besar. Karena sifatnya yang higroskopis, penyimpanan kering sangat penting agar hasil penimbangan tetap konsisten.
- Senyawa pembanding pada analisis farmasi, karena strukturnya baku dan mudah dikenali sehingga cocok untuk pengembangan serta validasi metode kromatografi dan spektroskopi.
- Penelitian saluran ion natrium, sebab senyawa ini dikenal luas sebagai modulator kanal natrium sehingga sering dipakai sebagai perlakuan acuan dalam percobaan elektrofisiologi.
- Bahan pemula sintesis turunan hidantoin, karena atom nitrogen pada cincin dapat dialkilasi atau dimodifikasi untuk menghasilkan analog struktur baru.
- Praktikum dan pengajaran kimia farmasi, karena sifat asam-basa serta perilaku kelarutannya sangat instruktif untuk menjelaskan hubungan struktur dengan formulasi sediaan.
- Kajian kristalografi dan polimorfisme, sebab kerangka hidantoin berfenil ganda membentuk pola ikatan hidrogen yang menarik untuk dipelajari pada kondisi kristalisasi berbeda.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 630-93-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | padatan serbuk berwarna putih, bersifat higroskopis, larut dalam air menghasilkan larutan bersifat basa |
| Penyimpanan | simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan dan karbon dioksida |
Karena bersifat higroskopis, simpan botol dalam desikator atau lemari kering dengan tutup yang selalu dirapatkan segera setelah pemakaian. Timbang dengan cepat menggunakan spatula kering agar kandungan air tidak memengaruhi hasil penimbangan. Larutan induk sebaiknya dibuat segar, diberi label lengkap, dan disimpan dalam botol tertutup rapat karena penyerapan karbon dioksida dari udara dapat menurunkan pH dan memicu pengendapan. Senyawa ini berbahaya bila tertelan atau terhirup, sehingga penanganan dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, masker yang sesuai, dan jas laboratorium. Kumpulkan sisa bahan serta limbah larutan dalam wadah limbah berbahaya terpisah sesuai prosedur laboratorium.
- Kumar dkk. (2024). Comparative in vivo biodistribution and pharmacokinetic evaluation of phenytoin sodium loaded polymeric nanomicelles and marketed phenytoin sodium iv. Journal of Nanoparticle Research doi:10.1007/s11051-023-05911-2
- (2021). Phenytoin/sodium valproate. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-021-01870-9
- kumar dkk. (2017). A Study Of Topical Phenytoin Sodium In Diabetic Foot Ulcer Healing. Annals of International medical and Dental Research doi:10.21276/aimdr.2017.3.5.sg12
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
