9,10-Dicyanoanthracene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks yang memiliki struktur aromatik dan sangat stabil secara kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa organik yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia analitik. Karena sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
9,10-Dicyanoanthracene memiliki struktur molekul yang simetris dan sangat tahan terhadap reaksi kimia yang tidak diinginkan. Senyawa ini juga memiliki kestabilan tinggi dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan kestabilan tinggi. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tarik dalam hal struktur kimia yang kompleks, sehingga sering dipilih dalam penelitian ilmiah.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian dalam bidang kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi dan material. Banyak institusi penelitian di Indonesia memanfaatkan senyawa ini sebagai bahan baku dalam eksperimen yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas yang tinggi. Ketersediaan senyawa ini juga mendukung kegiatan penelitian yang berkelanjutan dan inovatif di sektor ilmu pengetahuan.
Brosur TCI (PDF)
- Visible Light Photoredox Catalysts 2026-04-28 · hal. 2
- Organic Photoreaction Reagents 2025-02-13 · hal. 7
Produk TCI terkait
- TCI A0502 84-65-1 Anthraquinone
- TCI X0083 191-28-6 Xantheno[2,1,9,8-klmna]xanthene
- TCI X0005 90-47-1 Xanthone
- TCI T4165 6185-76-8 (4-Methoxyphenyl)[4-(trifluoromethyl)phenyl]methanone
- TCI T3968 448-61-3 2,4,6-Triphenylpyrylium Tetrafluoroborate
- TCI T1445 51071-75-1 2,4,6-Triphenylpyrylium Hydrogensulfate
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan struktur aromatik stabil
- Pengembangan material dengan sifat optik atau elektronik tertentu
- Penelitian farmakologi untuk pembuatan senyawa obat baru
- Analisis kimia untuk identifikasi dan karakterisasi senyawa kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas senyawa aromatik
Dari brosur TCI
- Aminasi langsung pada ikatan C-H
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1217-45-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Data dari brosur TCI
| Loading katalis | 0.75 mol% (Direct amination to C-H bond, 410 nm) |
|---|
Sumber: TCI brochure F2034 (2026-04-28)
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, penyimpanan dalam kondisi normal cukup memadai. Namun, dalam penggunaan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaan masker dan sarung tangan untuk perlindungan. Penanganan harus dilakukan dalam ruangan dengan ventilasi baik untuk menghindari risiko paparan berlebihan.
- Zhang dkk. (2018). Giant magnetic anisotropy of a two-dimensional metal–dicyanoanthracene framework. Nanoscale doi:10.1039/c8nr03442g
- LOPEZ dkk. (1993). ChemInform Abstract: 9,10‐Dicyanoanthracene‐Sensitized Chain Photooxygenation of Alkoxy( aryl)methylideneadamantanes.. ChemInform doi:10.1002/chin.199328176
- Mori dkk. (2003). Photochemical reactions of 2-bromotropone and 2,7-dibromotropone with 9,10-dicyanoanthracene. Organic & Biomolecular Chemistry doi:10.1039/b300922j
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
