Erythrosine B adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang katalisis dan kimia anorganik. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan pewarna atau indikator dalam reaksi kimia tertentu. Sebagai salah satu senyawa organik yang memiliki sifat fotokatalitik, Erythrosine B berperan dalam reaksi yang memerlukan energi cahaya untuk mempercepat proses kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering ditemukan dalam penelitian tentang reaksi kimia yang memanfaatkan cahaya sebagai sumber energi.
Erythrosine B memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai katalis dalam reaksi fotokimia. Senyawa ini memiliki sifat yang memungkinkan penyerapan cahaya tertentu, sehingga mampu mempercepat reaksi kimia tanpa mengalami perubahan kimia yang signifikan. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat dalam penelitian katalisis dan reaksi kimia yang memerlukan aktivasi cahaya. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tahan terhadap kondisi kimia yang beragam, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai lingkungan laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Erythrosine B sering digunakan dalam penelitian bidang kimia dan lingkungan. Bahan ini menjadi bagian dari eksperimen yang memerlukan katalis fotokimia, terutama dalam studi tentang degradasi polutan atau reaksi kimia terikat cahaya. Dengan adanya senyawa ini, para peneliti dapat mengembangkan metode baru dalam proses kimia yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Brosur TCI (PDF)
- Iodinated Fluorescein for Various Applications 2024-11-22 · hal. 2
- Visible Light Photoredox Catalysts 2026-04-28 · hal. 4
- Organic Photoreaction Reagents 2025-02-13 · hal. 8
- Erythrosine B digunakan dalam reaksi fotokimia untuk mempercepat proses kimia dengan energi cahaya.
- Senyawa ini cocok untuk penelitian degradasi polutan karena kemampuannya menyerap cahaya dan mempercepat reaksi kimia.
- Erythrosine B bisa dimanfaatkan dalam sintesis senyawa organik yang memerlukan aktivasi cahaya.
- Bahan ini sering digunakan dalam studi katalisis untuk menggantikan katalis berbasis logam.
- Erythrosine B juga digunakan dalam analisis kimia sebagai indikator reaksi fotokimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16423-68-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Photocatalysts [Catalysis] |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Erythrosine B harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifatnya yang fotokatif, senyawa ini rentan terhadap paparan cahaya yang berlebihan. Sebaiknya disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan kestabilan senyawa selama penggunaan di laboratorium.
- Eser dkk. (2016). Removal of erythrosine dye from aqueous solutions using magnetic chitosan with erythrosine as imprinted molecules. Desalination and Water Treatment doi:10.1080/19443994.2015.1088472
- El-Zaidia dkk. (2024). Physical characteristics, dielectric properties and electrical conductivity of erythrosine B/PVA polymeric composite films: effect of erythrosine B concentration. Optical and Quantum Electronics doi:10.1007/s11082-024-07588-w
- (1997). Erythrosine and breast cancer. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/s0278-6915(97)89670-6
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








