Alpha,alpha'-Dihydroxy-1,3-diisopropylbenzene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, khususnya dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang menarik karena mengandung dua grup hidroksil dan dua gugus isopropil, sehingga memungkinkan reaktivitas yang tinggi dalam berbagai kondisi. Senyawa ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan pembangun (building block) yang dapat diubah menjadi senyawa lain melalui reaksi substitusi atau reaksi oksidasi.
Karena struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik. Sifat polaritas dan kelarutannya yang baik membuatnya mudah dilarutkan dalam pelarut organik seperti etil asetat atau metanol. Selain itu, senyawa ini tidak mengandung heterosiklik, sehingga cocok untuk aplikasi yang memerlukan kebersihan kimia tinggi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru atau mempelajari sifat kimia tertentu. Ketersediaannya dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan yang praktis dan efisien untuk kebutuhan laboratorium lokal.
Produk TCI terkait
- TCI D1577 2948-46-1 alpha,alpha'-Dihydroxy-1,4-diisopropylbenzene
- TCI P3068 104-45-0 1-Methoxy-4-propylbenzene
- TCI M3669 3934-84-7 3,4-Dihydroxy-5-methoxybenzoic Acid
- TCI M2794 24093-81-0 Methyl 3,5-Dihydroxy-4-methoxybenzoate
- TCI D6071 4707-47-5 Methyl 2,4-Dihydroxy-3,6-dimethylbenzoate
- TCI D4712 28026-96-2 3,5-Dihydroxy-4-methylbenzoic Acid
- Sintesis senyawa organik kompleks membutuhkan bahan dasar yang reaktif dan stabil, sehingga senyawa ini cocok untuk mempercepat proses pembentukan senyawa baru.
- Reaksi substitusi pada posisi aromatik memerlukan substrat yang memiliki kelarutan tinggi dan reaktivitas yang baik, sehingga senyawa ini menjadi pilihan ideal.
- Pengembangan obat dan bahan kimia farmasi membutuhkan senyawa dengan struktur yang dapat diubah, sehingga senyawa ini digunakan sebagai bahan baku.
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa aromatik memerlukan bahan yang memiliki struktur yang jelas dan stabil, sehingga senyawa ini menjadi pilihan utama.
- Analisis komposisi kimia dalam sampel organik membutuhkan bahan yang mudah dilarutkan dan memiliki sifat kimia yang terprediksi, sehingga senyawa ini digunakan sebagai bahan referensi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1999-85-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Karena bersifat polar dan mudah larut, wadahnya harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau gelas. Selama penanganan, harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Senyawa ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari inhalasi uapnya.
- Schneeweis dkk. (1999). Alpha, Alpha… Who's Got the Alpha?. The Journal of Alternative Investments doi:10.3905/jai.1999.318906
- Satoh dkk. (1991). 1-Chloroalkyl p-tolyl sulfoxides as useful agents for homologation of carbonyl compounds: conversion of carbonyl compounds to .alpha.-hydroxy acids, esters, and amides and .alpha.,.alpha.'-dihydroxy ketones. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo00013a011
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

