Antipyrine, dengan nomor CAS 60-80-0, adalah senyawa kimia yang memiliki peran penting dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa heterosiklik, yang sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Antipyrine memiliki struktur molekul yang unik yang memungkinkannya berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi substitusi, reaksi redoks, dan reaksi kondensasi. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menghasilkan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, kimia organik, dan analisis kimia.
Antipyrine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun dapat bereaksi dengan berbagai reagen kimia seperti asam dan basa. Karena sifat ini, senyawa ini sering dipilih dalam reaksi yang memerlukan kontrol ketat terhadap lingkungan reaksi. Selain itu, Antipyrine memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemurnian dalam prosedur laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Antipyrine digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik dan pengembangan senyawa farmakologis. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku dalam eksperimen yang bertujuan untuk menghasilkan senyawa baru atau memahami reaksi kimia tertentu. Ketersediaan produk ini juga mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor kimia di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 44
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi aromatik dalam kimia organik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam analisis kimia
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi farmasi
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 60-80-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Antipyrine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik tahan kimia, yang dapat mencegah reaksi kimia dengan udara atau kelembapan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini dapat bersifat iritatif. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.
- Danhof dkk. (2008). 3-Hydroxymethyl Antipyrine Excretion in Urine after an Oral Dose of Antipyrine. Pharmacology doi:10.1159/000137594
- Janus dkk. (1996). Effect of age on the pharmacokinetics of antipyrine in calves. Research in Veterinary Science doi:10.1016/s0034-5288(96)90045-4
- Yokoi dkk. (2016). Measurement and correlation of solid–liquid equilibria for three binaries, ethanol–antipyrine, chloroform–antipyrine, and dimethyl ether–antipyrine. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2015.11.035
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
