Melatonin adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang kompleks dan merupakan bagian dari kategori senyawa pembangun heterosiklik. Melatonin sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa lain, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas tertentu, Melatonin menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang memerlukan senyawa dengan struktur tertentu.
Melatonin memiliki sifat kimia yang unik, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi dan berperan sebagai donor elektron dalam reaksi kimia tertentu. Senyawa ini juga memiliki sifat solubilitas yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena karakteristik tersebut, Melatonin mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses sintesis.
Di laboratorium Indonesia, Melatonin sering digunakan dalam penelitian ilmiah terkait biokimia, farmakologi, dan kimia organik. Bahan ini juga menjadi bahan bantu dalam pengembangan obat dan penelitian tentang efek senyawa pada sistem saraf. Ketersediaannya yang stabil dan kualitas yang baik menjadikannya pilihan utama di berbagai institusi penelitian.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk penelitian farmakologi
- Pengujian aktivitas biologis senyawa kimia dalam laboratorium farmasi
- Penelitian efek senyawa pada sistem saraf manusia
- Pengembangan obat dengan mekanisme aksi berbasis senyawa organik
- Eksperimen kimia untuk studi reaktivitas dan struktur molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 73-31-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
Melatonin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifatnya yang stabil, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus selama penyimpanan normal. Namun, dalam penggunaan, pastikan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selalu simpan di tempat yang aman dan jauh dari bahan kimia yang reaktif.
- (2018). Melatonin Synergizes the Chemotherapeutic Effect of Cisplatin in Ovarian Cancer Cells Independently of MT1 Melatonin Receptors. In Vivo doi:10.21873/invivo.11133
- Banerjee dkk. (2020). Melatonin is a potential therapeutic molecule for oxidative stress induced red blood cell (RBC) injury : A review. Melatonin Research doi:10.32794/mr11250045
- Brown dkk. (2008). Serum Melatonin Response to Melatonin Administration in the Syrian Hamster. Neuroendocrinology doi:10.1159/000124150
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
