TCI D2068 trans-2-Dodecenal adalah aldehida tak jenuh berantai dua belas atom karbon dengan satu ikatan rangkap berkonfigurasi trans pada posisi alfa-beta terhadap gugus aldehida. Senyawa ini dikategorikan sebagai lipid dalam kelompok biokimia dan reagen ilmu hayati, dan dikenal sebagai komponen aroma alami yang ditemukan pada beberapa tanaman rempah. Di laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan pembanding atau standar untuk analisis aroma, sebagai bahan uji dalam penelitian aktivitas biologis lipid, serta sebagai zat antara sintesis organik berantai panjang.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah struktur enal terkonjugasi yang khas. Gugus karbonil yang bersambung langsung dengan ikatan rangkap menciptakan pusat elektrofilik ganda, sehingga senyawa ini dapat mengalami adisi konjugat oleh nukleofil biologis seperti gugus tiol dan amino. Sifat inilah yang mendasari banyaknya penelitian mengenai aktivitas antimikroba dan interaksi biologis aldehida tak jenuh rantai panjang. Konfigurasi trans yang terdefinisi juga penting karena geometri ikatan rangkap sangat memengaruhi karakter aroma maupun respons biologisnya. Sebagai cairan, senyawa ini mudah dipipet, namun sekaligus rentan terhadap oksidasi dan polimerisasi bila terpapar udara dan cahaya.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini dibutuhkan oleh laboratorium analisis pangan dan flavor yang menjalankan kromatografi gas–spektrometri massa, kelompok riset bahan alam dan minyak atsiri, serta laboratorium mikrobiologi yang menguji aktivitas antimikroba senyawa turunan lipid. Kemasan 25 mL memadai untuk penyiapan larutan induk dan seri pengenceran standar dalam banyak rangkaian analisis, sepanjang bahan disimpan dengan benar agar mutunya tidak menurun.
- Standar analisis flavor dan aroma: senyawa ini dipakai sebagai pembanding pada kromatografi gas–spektrometri massa untuk mengidentifikasi komponen aldehida pada sampel pangan.
- Penelitian aktivitas antimikroba: struktur enal terkonjugasinya mampu bereaksi dengan gugus tiol sel mikroba sehingga sering diuji dalam kajian senyawa antibakteri alami.
- Studi oksidasi lipid: sebagai aldehida tak jenuh rantai panjang, senyawa ini relevan sebagai penanda maupun model produk peruraian lemak dalam penelitian pangan.
- Bahan awal sintesis organik: gugus aldehida dan ikatan rangkapnya memungkinkan reaksi olefinasi, adisi konjugat, reduksi, maupun oksidasi untuk membangun molekul lebih kompleks.
- Penelitian kimia ekologi: senyawa aldehida rantai panjang berperan dalam komunikasi kimia antarorganisme sehingga berguna sebagai bahan uji pada studi interaksi biologis.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D2068 |
|---|---|
| Nomor CAS | 20407-84-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 25 mL |
| Bentuk fisik | cairan aldehida tak jenuh dengan konfigurasi trans |
| Penyimpanan | simpan dingin, terlindung cahaya, sebaiknya di bawah gas inert sesuai petunjuk pabrikan |
Aldehida tak jenuh mudah teroksidasi oleh udara dan dapat berubah warna atau berpolimerisasi bila tidak disimpan dengan benar. Simpan botol aslinya tertutup rapat di tempat dingin dan gelap, ikuti anjuran suhu penyimpanan pada label pabrikan, dan bila digunakan berulang alirkan gas inert ke ruang kepala botol sebelum ditutup kembali. Jauhkan dari oksidator kuat, asam, basa, dan sumber panas. Lakukan pemindahan cairan di dalam lemari asam karena senyawa ini beraroma sangat kuat dan dapat mengiritasi mata serta saluran pernapasan. Gunakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, dan kacamata pelindung, lalu biarkan botol menyesuaikan suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan.
—
