2,4-Dimethoxycinnamic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi farmakologis dan organik, karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa baru, termasuk senyawa yang memiliki aktivitas biologis. Dengan struktur molekul yang spesifik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan farmakologi.
2,4-Dimethoxycinnamic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan reaksi kimia. Karena struktur molekulnya yang teratur, senyawa ini juga memudahkan proses identifikasi dan analisis melalui teknik seperti spektroskopi UV-Vis atau HPLC. Keistimewaan ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan presisi dan akurasi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian senyawa aktif biologis, terutama dalam bidang farmasi dan kimia organik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan dalam proyek penelitian mereka.
Brosur TCI (PDF)
- Polyphenols 2024-12-05 · hal. 2
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aktif biologis karena kemampuannya untuk berikatan dengan gugus fungsional lain
- Analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa dalam sampel organik menggunakan teknik spektroskopi
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi obat dan bahan kimia farmasi
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan dan efek farmakologis senyawa kompleks
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam berbagai kondisi kimia untuk mengeksplorasi jalur sintesis baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6972-61-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Untuk menghindari kontaminasi, wadah harus terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa ini, seperti plastik atau kaca. Dalam penggunaan, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpan senyawa ini bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.
- Andrade dkk. (1998). 3,4-Dimethoxycinnamic acid levels as a tool for differentiation of Coffea canephora var. robusta and Coffea arabica. Food Chemistry doi:10.1016/s0308-8146(97)00067-8
- Theodosis-Nobelos dkk. (2023). Ferulic, Sinapic, 3,4-Dimethoxycinnamic Acid and Indomethacin Derivatives with Antioxidant, Anti-Inflammatory and Hypolipidemic Functionality. Antioxidants doi:10.3390/antiox12071436
- Rychlicka dkk. (2020). Development and Optimization of Lipase-Catalyzed Synthesis of Phospholipids Containing 3,4-Dimethoxycinnamic Acid by Response Surface Methodology. Catalysts doi:10.3390/catal10050588
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
