N,N’-Diacetylhydrazine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa heterosiklik atau senyawa dengan struktur kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku yang sangat penting dalam reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa yang membutuhkan struktur hidrazin sebagai inti dasar.
N,N’-Diacetylhydrazine memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen, membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk berbagai aplikasi sintetik. Karena sifat ini, senyawa ini sering digunakan dalam reaksi seperti acylation, condensation, atau reaksi yang melibatkan pembentukan ikatan nitrogen. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam penggunaan membuatnya sangat praktis untuk laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, N,N’-Diacetylhydrazine digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian terkait farmakologi dan kimia medis, karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi yang menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi acylation dalam pembuatan senyawa dengan struktur kompleks
- Pembuatan senyawa kimia medis untuk uji aktivitas biologis
- Reaksi kondensasi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur nitrogen
- Penelitian dalam bidang kimia organik untuk pengembangan bahan kimia baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3148-73-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
N,N’-Diacetylhydrazine harus disimpan dalam wadah tertutup dan di tempat yang sejuk serta kering. Bahan ini bersifat kimia yang dapat bereaksi dengan bahan lain, sehingga perlu dihindari kontak dengan bahan berlebihan atau bahan kimia yang tidak stabil. Untuk keamanan, penggunaan bahan ini sebaiknya dilakukan dalam lingkungan yang terkontrol, seperti dalam ruang laboratorium yang memiliki sistem ventilasi dan alat pelindung diri.
—
