Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 490-79-9

2,5-Dihydroxybenzoic Acid [Matrix for MALDI-TOF/MS] TCI D2933

2,5-Dihydroxybenzoic Acid [Matrix for MALDI-TOF/MS] TCI D2933

Identitas Kimia

Nama lain
Gentisic Acid · DHBA
No. CAS
490-79-9
PubChem
CID 3469·SID 87558602
Rumus molekul
C7H6O4
Berat molekul
154.12 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,5-dihydroxybenzoic acid
SMILES
C1=CC(=C(C=C1O)C(=O)O)O
InChIKey
WXTMDXOMEHJXQO-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00002460
Harga reguler Rp 955.500,00
Harga reguler Harga obral Rp 955.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,5-Dihydroxybenzoic Acid (DHB) adalah senyawa kimia yang sering digunakan sebagai matrix dalam teknik MALDI-TOF Mass Spectrometry. Bahan ini berperan penting dalam proses ionisasi molekul organik, terutama untuk analisis senyawa yang tidak dapat diionisasi secara langsung oleh metode lain. Dalam laboratorium kimia dan biokimia, DHB digunakan untuk mempercepat proses identifikasi dan karakterisasi senyawa kompleks seperti protein, polipeptida, dan lipid. Karena kemampuannya dalam menghasilkan ion yang stabil, DHB menjadi pilihan utama dalam berbagai studi analitik.

DHB memiliki struktur aromatik yang memungkinkan interaksi kuat dengan laser dalam teknik MALDI. Sifat kimia dan fisika yang stabil serta daya ionisasi yang baik membuatnya sangat cocok untuk berbagai aplikasi analitik. Bahan ini juga memiliki daya tahan terhadap suhu dan kelembapan, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Karena sifatnya yang tidak reaktif, DHB tidak mudah terdegradasi, sehingga memastikan akurasi hasil analisis.

Di laboratorium Indonesia, DHB sering digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan kimia analitik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk analisis senyawa biologis dan pengembangan teknik pemisahan molekuler. Ketersediaan DHB dalam bentuk kemasan yang praktis memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium, baik untuk penelitian dasar maupun terapan.

  • Analisis protein dan polipeptida menggunakan MALDI-TOF Mass Spectrometry
  • Identifikasi senyawa organik dalam sampel biologis dan kimia
  • Pemisahan dan karakterisasi molekul kompleks dalam penelitian biomedis
  • Studi struktur molekuler untuk pengembangan obat dan bahan kimia
  • Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam laboratorium kimia dan biokimia

Merek TCI
Nomor CAS 490-79-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Padat, kristal
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung

2,5-Dihydroxybenzoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di area yang kering dan sejuk, serta dihindari dari paparan bahan kimia berlebihan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat disarankan.

  • Kim dkk. (2013). Enhanced Detection of Glycans by MALDI-TOF Mass Spectrometry Using a Binary Matrix of 2,5-Dihydroxybenzoic Acid and 2,6-Dihydroxybenzoic Acid. Mass Spectrometry Letters doi:10.5478/msl.2013.4.1.38
  • Wei dkk. (2015). A uniform 2,5-dihydroxybenzoic acid layer as a matrix for MALDI-FTICR MS-based lipidomics. The Analyst doi:10.1039/c4an01964d
  • Tarzi dkk. (2008). The effect of temperature on the stability of compounds used as UV‐MALDI‐MS matrix: 2,5‐dihydroxybenzoic acid, 2,4,6‐trihydroxyacetophenone, α‐cyano‐4‐hydroxycinnamic acid, 3,5‐dimethoxy‐4‐hydroxycinnamic acid, nor‐harmane and harmane. Journal of Mass Spectrometry doi:10.1002/jms.1506

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.