4-(1,1-Dioxothiomorpholino)benzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang unik, dengan gugus aldehida pada cincin aromatik dan gugus tiosiklik yang terhubung melalui ikatan sulfur. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembentuk senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis, seperti obat atau bahan kimia industri.
Karena struktur molekulnya yang kompleks dan reaktivitasnya yang tinggi, 4-(1,1-Dioxothiomorpholino)benzaldehyde menjadi pilihan utama dalam reaksi kimia yang memerlukan pembentukan ikatan heterosiklik. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses sintesis dan isolasi produk akhir. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti di bidang kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan senyawa baru dengan aktivitas biologis, baik untuk keperluan medis maupun industri. Ketersediaannya dari produsen ternama seperti TCI menjadikannya pilihan yang andal dan terpercaya.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan aktif farmasi dengan aktivitas antioksidan
- Penelitian tentang struktur kimia dan reaktivitas senyawa kompleks
- Pengembangan material organik dengan sifat tertentu
- Studi tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 27913-96-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini mungkin bersifat iritatif. Selalu gunakan di area yang terkontrol dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
