(R)-2-Isopropyl-3,6-dimethoxy-2,5-dihydropyrazine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis asimetris untuk memperoleh produk dengan struktur chiral tertentu. Bahan ini termasuk dalam kategori chiral auxiliaries, yang merupakan bahan bantu dalam proses pembentukan senyawa dengan struktur asimetris. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai pengarah (chiral auxiliary) untuk memfasilitasi reaksi kimia yang menghasilkan produk dengan aktivitas biologis tertentu.
Senyawa ini memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan reaktan dalam reaksi kimia. Karakteristik utamanya adalah kemampuannya untuk mengikat dan mempercepat reaksi asimetris dengan cara mengarahkan pembentukan produk tertentu. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih sebagai bahan bantu dalam sintesis chiral yang membutuhkan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis asimetris dan pengembangan senyawa aktif biologis. Bahan ini menjadi pilihan karena ketersediaannya dan kemampuannya dalam mempercepat proses sintesis dengan hasil yang spesifik dan konsisten.
- Digunakan dalam sintesis asimetris untuk memperoleh produk chiral dengan struktur spesifik
- Cocok untuk penelitian senyawa aktif biologis yang memerlukan kontrol stereokimia
- Bermanfaat dalam pengembangan obat baru yang membutuhkan presisi tinggi dalam struktur molekul
- Dapat digunakan dalam karakterisasi senyawa kimia untuk menentukan aktivitasnya
- Mempercepat proses reaksi kimia dalam laboratorium dengan hasil yang konsisten
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 109838-85-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Auxiliaries |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya dan suhu tinggi |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu hindari penggunaan di area terbuka dan pastikan ventilasi cukup untuk mencegah akumulasi uap atau partikel.
—
