Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 69584-87-8

2,5-Difluorobenzyl Cyanide TCI D3442

2,5-Difluorobenzyl Cyanide TCI D3442

Identitas Kimia

Nama lain
2,5-Difluorophenylacetonitrile
No. CAS
69584-87-8
PubChem
CID 592780·SID 87559122
Rumus molekul
C8H5F2N
Berat molekul
153.13 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(2,5-difluorophenyl)acetonitrile
SMILES
C1=CC(=C(C=C1F)CC#N)F
InChIKey
UIMMFRUOZOWROM-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00009972
Harga reguler Rp 2.147.250,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.147.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3442 2,5-Difluorobenzyl Cyanide adalah isomer posisi dari fenilasetonitril terfluorinasi yang membawa atom fluor pada posisi 2 dan 5 cincin aromatik. Senyawa ini berfungsi sebagai building block serbaguna di laboratorium sintesis organik karena menyediakan gugus nitril yang mudah ditransformasikan sekaligus cincin aromatik yang sudah terfungsionalisasi. Peneliti memanfaatkannya untuk membangun rantai samping aril-etilamina, asam arilasetat, atau kerangka heterosiklik, terutama ketika pola substitusi fluor tertentu diperlukan untuk mengatur sifat fisikokimia molekul target yang sedang dikembangkan.

Ciri khas yang membedakan isomer 2,5 dari isomer lain adalah letak satu atom fluor pada posisi orto dan satu lagi pada posisi meta terhadap rantai samping asetonitril. Pola ini menghasilkan distribusi elektron dan momen dipol yang berbeda, sehingga memengaruhi keasaman proton benzilik, orientasi konformasi rantai samping, serta pola interaksi molekul dengan target biologis. Dalam program kimia medisinal, perbedaan halus semacam ini sering menjadi penentu aktivitas, sehingga tersedianya beberapa isomer difluorobenzil sianida memungkinkan peneliti menyusun seri analog secara sistematis. Gugus nitril sendiri tetap menjadi gugus fungsi serbaguna yang dapat diarahkan ke banyak produk akhir.

Di lingkungan laboratorium Indonesia, bahan ini dipakai pada penelitian pascasarjana bidang kimia organik dan farmasi, laboratorium sintesis senyawa antara, serta kegiatan penapisan struktur–aktivitas pada industri farmasi dan agrokimia. Kemasan 5 g memberi jumlah yang memadai untuk beberapa kali percobaan optimasi maupun penyiapan sampel karakterisasi spektroskopi.

Brosur TCI (PDF)

  • Penyusunan seri analog terfluorinasi: menjadi anggota seri isomer yang dibutuhkan untuk memetakan pengaruh posisi fluor terhadap aktivitas biologis secara sistematis dan terkendali.
  • Reduksi menuju feniletilamina: gugus nitril diubah menjadi amina primer, menghasilkan kerangka aril-etilamina yang lazim dipakai pada berbagai senyawa aktif farmasi.
  • Hidrolisis menjadi asam arilasetat: menghasilkan unit asam 2,5-difluorofenilasetat yang berguna sebagai fragmen pengikat maupun bahan awal amidasi lanjutan.
  • Alkilasi dan arilasi karbon benzilik: keasaman proton di samping nitril memudahkan pembentukan karbanion untuk menyambungkan gugus baru pada kerangka molekul.
  • Sintesis heterosiklik bernitrogen: gugus nitril berfungsi sebagai prekursor tetrazol, oksadiazol, atau imidazolin yang banyak dipakai sebagai pengganti bioisosterik gugus asam.

Merek TCI
Nomor CAS 69584-87-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik umumnya cairan hingga padatan bertitik leleh rendah; konfirmasikan pada label dan Certificate of Analysis
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya

Tempatkan wadah dalam kondisi tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, serta berventilasi memadai, terpisah dari oksidator kuat, asam kuat, dan basa kuat. Seperti senyawa nitril lainnya, bahan ini berpotensi toksik sehingga seluruh penanganan wajib dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium tertutup. Cegah kontak kulit, penghirupan uap, dan tertelannya bahan. Kumpulkan sisa reaksi pada wadah limbah nitril berlabel jelas dan jangan membuangnya ke saluran pembuangan. Baca Safety Data Sheet resmi sebelum bekerja.

—