TCI D3615 2'-Deoxy-2'-fluorouridine adalah analog nukleosida uridin dengan atom fluor menggantikan gugus hidroksil pada posisi 2' cincin gula. Senyawa ini melengkapi rangkaian nukleosida 2'-fluoro yang menjadi tulang punggung banyak rancangan asam nukleat termodifikasi. Peranannya di laboratorium mencakup penyediaan bahan awal untuk monomer sintesis oligonukleotida, bahan uji dalam pengembangan senyawa antivirus dan antikanker, serta senyawa acuan yang membantu identifikasi dan kuantifikasi nukleosida terfluorinasi pada analisis instrumental.
Karakteristik yang membuatnya diminati adalah gabungan antara kesederhanaan struktur dan besarnya dampak modifikasi fluor. Basa urasil bersifat netral dan tidak memiliki gugus amino eksosiklik, sehingga tahap perlindungan gugus fungsi pada sintesis menjadi lebih ringkas dibanding analog sitidin. Sementara itu, atom fluor pada posisi 2' mengarahkan konformasi gula, meningkatkan kestabilan dupleks yang dibentuk, serta memperkuat ketahanan untai terhadap enzim pemotong asam nukleat. Sifat kelarutan yang baik dalam pelarut polar dan bentuk padat yang stabil membuat bahan ini mudah ditimbang, dimurnikan lebih lanjut, maupun dilarutkan untuk keperluan reaksi.
Laboratorium di Indonesia menggunakan bahan ini dalam penelitian biologi molekuler, virologi, dan kimia medisinal, terutama pada kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan terapi berbasis RNA dan penapisan analog nukleosida. Tersedianya kemasan 1 gram dan 5 gram memberi keleluasaan bagi peneliti untuk memulai dengan jumlah kecil pada tahap penjajakan metode, lalu meningkatkan skala ketika rute sintesis atau protokol pengujian telah terbukti berjalan baik.
- Sintesis fosforamidit 2'-fluoro: senyawa ini dilindungi dan diaktifkan menjadi monomer yang dipakai memasukkan unit 2'-fluorouridina ke dalam untai oligonukleotida hasil sintesis mesin.
- Perancangan siRNA dan aptamer tahan nuklease: penyisipan unit 2'-fluoro memperpanjang masa hidup untai di lingkungan biologis tanpa mengorbankan kemampuan mengenali sasaran.
- Riset antivirus berbasis analog nukleosida: kerangka uridina terfluorinasi menjadi bahan awal turunan yang diuji sebagai pengganggu kerja polimerase virus RNA di dalam sel.
- Studi kestabilan termal dupleks asam nukleat: peneliti memanfaatkannya untuk mengukur pengaruh substitusi fluor terhadap suhu leleh dan struktur pasangan basa.
- Bahan acuan pada pengembangan metode analisis: kejelasan struktur dan kemurnian yang terkendali membuat senyawa berguna sebagai pembanding pada uji HPLC dan LC-MS nukleosida.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 784-71-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides |
| Ukuran kemasan | 1 g, 5 g |
| Bentuk fisik | padatan (serbuk hingga kristal) |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran produsen |
Tempatkan bahan pada wadah tertutup rapat di ruang penyimpanan yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, mengikuti petunjuk suhu pada label kemasan produsen. Wadah kaca merupakan pilihan yang sesuai karena tidak mudah bereaksi dan mudah dibersihkan. Batasi waktu wadah terbuka saat penimbangan agar bahan tidak menyerap uap air dari udara ruangan yang lembap. Kenakan sarung tangan, pelindung mata, dan jas laboratorium, serta lakukan penanganan serbuk di lemari asam atau area berventilasi baik untuk mencegah paparan melalui pernapasan. Larutan induk sebaiknya dibagi ke beberapa vial dan diberi label jelas. Tangani tumpahan dengan bahan penyerap inert dan buang limbah melalui jalur limbah kimia laboratorium.
—
