4-(N,N-Dimethylaminosulfonyl)-7-amino-2,1,3-benzoxadiazole dari TCI dengan nomor CAS 147611-83-4 adalah senyawa heterosiklik berbasis kerangka benzoksadiazol (benzofurazan) yang membawa gugus dimetilaminosulfonil pada satu sisi cincin dan gugus amino pada sisi lainnya. Kerangka benzoksadiazol dikenal luas di laboratorium analitik sebagai inti gugus pemberi sifat fluoresen, sehingga senyawa golongan ini dipakai sebagai penanda dan building block untuk pembuatan reagen derivatisasi. Perannya adalah menyediakan motif inti siap pakai bagi pengembangan probe, label, dan senyawa pembanding pada pekerjaan analisis maupun kimia biologis.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah kombinasi sistem aromatik terkonjugasi dengan pola substituen penarik dan pendorong elektron pada posisi berlawanan. Susunan push–pull semacam ini merupakan dasar karakter fluoroforik pada keluarga benzoksadiazol dan membuat sifat optiknya peka terhadap lingkungan kimia sekitarnya. Gugus amino bebas menjadi titik pengait untuk modifikasi lanjut, misalnya asilasi atau sulfonilasi, sehingga inti fluoresen dapat ditempelkan pada molekul target. Karena sensitivitas deteksi fluoresensi tinggi, senyawa golongan ini efektif digunakan dalam jumlah sangat kecil, dan kemasan 100 mg sudah memadai untuk banyak percobaan.
Di Indonesia, bahan semacam ini biasanya dibutuhkan oleh laboratorium analitik instrumental, laboratorium bioanalisis di fakultas farmasi, serta kelompok riset kimia analitik yang mengembangkan metode HPLC berdetektor fluoresensi. Pemakaiannya lazim pada penelitian penentuan analit berkadar rendah, termasuk asam amino dan senyawa bergugus amina atau tiol. Kemasan kecil 100 mg selaras dengan pola pemakaian reagen fluoresen yang hemat namun menuntut kualitas konsisten.
Produk TCI terkait
- TCI B4473 273-09-6 2,1,3-Benzoxadiazole
- TCI A3074 1612-76-6 2-Amino-5-phenyl-1,3,4-oxadiazole
- TCI A1315 138891-01-7 3-Acetyl-2-(methylaminosulfonyl)thiophene
- TCI P3198 15264-63-8 5-(Pyridin-4-yl)-1,3,4-oxadiazole-2(3H)-thione
- TCI P2946 825-56-9 2-Phenyl-1,3,4-oxadiazole
- TCI P2220 888504-28-7 Potassium 5-Methyl-1,3,4-oxadiazole-2-carboxylate
- Pengembangan reagen derivatisasi fluoresen: gugus amino bebasnya dapat dimodifikasi menjadi label reaktif untuk menandai analit sebelum analisis kromatografi berdetektor fluoresensi.
- Analisis HPLC sensitivitas tinggi: inti benzoksadiazol fluoresen mendukung deteksi analit berkadar rendah yang sulit teramati dengan detektor serapan ultraviolet biasa.
- Sintesis probe kimia biologis: kerangka fluoroforik ini dipakai membangun pelacak molekuler untuk mengamati interaksi dan distribusi senyawa dalam sistem biologis.
- Penyiapan senyawa pembanding analitik: produk turunan yang telah diketahui strukturnya berguna sebagai standar identifikasi puncak pada validasi metode analisis fluoresensi.
- Riset material dan senyawa fungsional: sistem push–pull terkonjugasi pada senyawa ini menarik untuk kajian sifat optik, pergeseran emisi, dan respons terhadap pelarut sekitarnya.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 147611-83-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100 mg |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk berwarna |
| Penyimpanan | simpan terlindung dari cahaya pada wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering; ikuti label dan SDS resmi |
Senyawa fluoresen sebaiknya selalu disimpan terlindung dari cahaya, karena paparan sinar berkepanjangan dapat menurunkan mutu bahan. Gunakan botol asli atau vial kaca gelap bertutup rapat, simpan di tempat sejuk dan kering, dan hindari kelembapan yang dapat menggumpalkan serbuk. Karena kemasan berukuran kecil, timbang dengan neraca analitik dan spatula bersih untuk menekan kehilangan bahan serta kontaminasi silang. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, kerjakan di lemari asam bila menangani serbuk halus, dan rujuk selalu SDS resmi sebelum digunakan.
—
