TCI D3860 Dodecyldimethyl(3-sulfopropyl)ammonium Hydroxide Inner Salt adalah surfaktan zwitterionik golongan sulfobetaina yang disiapkan untuk keperluan riset biokimia. Molekulnya memiliki kepala bermuatan ganda, yakni amonium kuaterner bermuatan positif dan gugus sulfonat bermuatan negatif dalam satu kesatuan, dipasangkan dengan ekor hidrokarbon dodesil yang bersifat hidrofobik. Susunan ini membuatnya bekerja sebagai deterjen yang mampu melarutkan protein membran dan mengganggu struktur lipid, namun tetap bermuatan total netral pada rentang pH kerja biologis yang umum digunakan di laboratorium.
Karakteristik zwitterionik inilah yang menjadi alasan utama pemilihannya. Berbeda dengan deterjen ionik kuat seperti SDS yang memberi muatan berlebih pada protein, sulfobetaina melarutkan dan mendenaturasi secara lebih lunak sehingga banyak protein tetap dapat dianalisis berdasarkan muatan aslinya. Sifat ini penting pada elektroforesis dua dimensi, isoelectric focusing, dan preparasi sampel proteomik. Selain itu, surfaktan zwitterionik umumnya tidak mengganggu kromatografi penukar ion karena tidak terikat pada resin bermuatan, memberi keleluasaan lebih besar dalam merancang alur pemurnian protein.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak dipakai pada riset biokimia, biologi molekuler, dan proteomik di universitas, rumah sakit pendidikan, serta lembaga penelitian bioteknologi. Kemasan 5 g dan 25 g memberi pilihan sesuai intensitas pemakaian: ukuran kecil untuk laboratorium yang menggunakannya sesekali pada optimasi buffer lisis, dan ukuran besar untuk kelompok riset yang rutin menyiapkan larutan ekstraksi protein membran dalam jumlah banyak.
- Solubilisasi protein membran dari fraksi sel, karena ekor dodesil menyisip ke lapisan lipid dan melepaskan protein tanpa memberi muatan berlebih.
- Preparasi sampel untuk elektroforesis dua dimensi, sebab sifat zwitterionik menjaga titik isoelektrik protein sehingga pemisahan dimensi pertama tetap akurat.
- Penyusunan buffer lisis sel pada studi proteomik, mengingat deterjen ini mendenaturasi secara terkendali sambil mempertahankan kelarutan protein hidrofobik dalam larutan.
- Pemurnian protein dengan kromatografi penukar ion, karena surfaktan bermuatan netto nol tidak terikat pada resin dan tidak mengganggu pola elusi.
- Studi denaturasi dan pelipatan ulang protein, sebab konsentrasi deterjen dapat diatur untuk mengamati transisi struktur secara bertahap dan terkendali.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14933-08-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Denaturation |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | serbuk atau padatan kristalin sesuai deskripsi pada label dan Certificate of Analysis |
| Penyimpanan | tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari kelembapan udara |
Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering karena surfaktan sulfobetaina bersifat higroskopis dan mudah menggumpal bila menyerap uap air. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan di dalam wadah. Gunakan spatula bersih dan kering, serta hindari penimbangan di ruang yang lembap. Serbuk halus dapat beterbangan, sehingga penimbangan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati sambil mengenakan masker, sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Larutan stok sebaiknya disaring, diberi label tanggal, dan disimpan sesuai protokol laboratorium.
—
![Dodecyldimethyl(3-sulfopropyl)ammonium Hydroxide Inner Salt [for Biochemical Research] (CAS 14933-08-5) - TCI D3860 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510D3860_85752b43-7570-457d-b3cc-f4e4179f366f.jpg?v=1768817962&width=1445)