Hexadecyldimethyl(3-sulfopropyl)ammonium Hydroxide Inner Salt adalah surfaktan zwitterionik golongan sulfobetain yang memiliki satu rantai alkil heksadesil panjang, pusat amonium kuaterner bermuatan positif permanen, dan gugus sulfonat bermuatan negatif pada ujung rantai propil. Karena kedua muatan berada dalam satu molekul, senyawa ini tidak membawa muatan bersih pada rentang pH yang lebar. Ditandai sebagai bahan untuk riset biokimia, produk ini dipakai sebagai deterjen pelarut membran, sebagai agen pendispersi, serta sebagai ligan permukaan dalam penelitian titik kuantum koloid.
Sifat zwitterionik inilah yang membuatnya dipilih. Berbeda dengan deterjen ionik seperti SDS yang mudah mendenaturasi protein, sulfobetain rantai panjang mampu melarutkan protein membran sambil menjaga struktur dan aktivitas biologisnya relatif utuh. Senyawa ini juga tidak mengganggu pemisahan berbasis muatan seperti fokus isoelektrik maupun elektroforesis dua dimensi, dan bersifat stabil pada rentang pH serta kekuatan ion yang luas. Dalam konteks material, rantai C16 yang panjang memberikan penstabilan sterik yang baik pada permukaan nanokristal, sementara kepala zwitterionik menjaga koloid tetap terdispersi di media polar.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak dipakai pada riset proteomik, biologi molekuler, serta penelitian nanomaterial dan optoelektronika di perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Ketersediaan kemasan 5 g, 25 g, dan 100 g memberi keleluasaan: kemasan kecil untuk uji pendahuluan dan penapisan kondisi, sedangkan kemasan besar untuk laboratorium yang sudah rutin menjalankan preparasi sampel dalam jumlah banyak.
- Solubilisasi protein membran, karena sifat zwitterioniknya melarutkan lipid bilayer secara efektif tanpa mendenaturasi protein sekuat deterjen ionik konvensional.
- Persiapan sampel untuk elektroforesis dua dimensi, sebab senyawa tanpa muatan bersih ini tidak mengganggu proses pemisahan berdasarkan titik isoelektrik protein.
- Penstabil permukaan titik kuantum koloid, karena rantai heksadesilnya memberi penghalang sterik yang mencegah agregasi nanokristal selama sintesis dan penyimpanan.
- Pertukaran ligan pada nanopartikel, sebab kepala zwitterioniknya mampu memindahkan dispersi nanokristal dari pelarut nonpolar ke media berair yang lebih polar.
- Studi pembentukan misel dan agregasi, karena struktur amfifiliknya yang jelas menjadikannya model baik untuk mengamati perilaku antarmuka dan konsentrasi misel kritis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2281-11-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 5 g, 25 g, dan 100 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk; konfirmasi pada Certificate of Analysis lot yang diterima |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, hindari kelembapan |
Simpan serbuk ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, sebaiknya di dalam desikator karena sulfobetain bersifat higroskopis dan dapat menggumpal bila menyerap uap air dari udara lembap. Biarkan botol yang disimpan dingin mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi kondensasi di dalam wadah. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali menimbang, serta siapkan larutan stok dengan air berkualitas tinggi. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan masker debu saat menangani serbuk halus, dan hindari menimbulkan debu berlebihan di meja kerja.
—
![2281-11-0 Hexadecyldimethyl(3-sulfopropyl)ammonium Hydroxide Inner Salt [for Biochemical Research] - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510H1283_37410c72-07d8-4cc7-9e67-8019ceacd288.jpg?v=1768819066&width=1445)