Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1892-57-5

1-(3-Dimethylaminopropyl)-3-ethylcarbodiimide TCI D4029

1-(3-Dimethylaminopropyl)-3-ethylcarbodiimide TCI D4029
Harga reguler Rp 1.378.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.378.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4029 1-(3-Dimethylaminopropyl)-3-ethylcarbodiimide, yang di banyak laboratorium lebih dikenal dengan singkatan EDC atau EDAC, adalah reagen kopling golongan karbodiimida yang menjadi tulang punggung kimia peptida modern. Fungsi utamanya adalah mengaktifkan gugus asam karboksilat menjadi zat antara O-asilisourea yang sangat reaktif, sehingga gugus tersebut dapat langsung diserang oleh amina dan membentuk ikatan amida atau ikatan peptida. Karena kemampuannya menyatukan dua fragmen molekul pada kondisi ringan, reagen ini dipakai luas mulai dari sintesis peptida, konjugasi biomolekul, hingga imobilisasi protein pada permukaan padat di laboratorium biokimia.

Keunggulan yang membuat EDC begitu populer adalah sifat larut airnya dan produk sampingnya berupa turunan urea yang juga larut air. Gugus dimetilaminopropil pada strukturnya bersifat basa lemah dan dapat diprotonasi, sehingga sisa reagen maupun hasil sampingnya dapat dihilangkan cukup dengan pencucian air atau larutan asam encer, tanpa perlu kromatografi yang memakan waktu seperti pada dicyclohexylcarbodiimide. Reagen ini bekerja baik pada rentang pH lemah asam hingga netral dan lazim dipasangkan dengan aditif seperti N-hidroksisuksinimida, sulfo-NHS, atau HOBt untuk menekan rasemisasi dan meningkatkan rendemen konjugasi.

Di laboratorium Indonesia, EDC banyak digunakan pada riset bioteknologi, imunokimia, pengembangan biosensor, rekayasa biomaterial seperti kolagen dan kitosan tersambung silang, serta sintesis peptida di kampus dan lembaga penelitian. Reagen ini juga sering dipakai pada pembuatan konjugat hapten-protein untuk produksi antibodi. Pilihan kemasan dari kecil hingga besar memudahkan penyesuaian antara kebutuhan riset tugas akhir dan kegiatan laboratorium rutin dengan pemakaian lebih tinggi.

  • Sintesis ikatan peptida: reagen mengaktifkan gugus karboksilat asam amino terlindung sehingga kopling dengan amina berlangsung pada kondisi ringan dan minim reaksi samping.
  • Konjugasi protein dan biomolekul: pembentukan ikatan amida antara gugus karboksilat dan amina lisin memungkinkan penggabungan antibodi, enzim, atau hapten dengan molekul pembawa.
  • Imobilisasi biomolekul pada permukaan: gugus karboksilat pada partikel atau elektroda diaktifkan lebih dulu agar protein dapat terikat kovalen untuk keperluan biosensor.
  • Penyambungan silang biomaterial: kolagen, gelatin, asam hialuronat, dan kitosan disambung silang tanpa meninggalkan residu penghubung karena reagen bertindak sebagai zero-length crosslinker.
  • Sintesis amida dan ester pada kimia organik umum: aktivasi asam karboksilat memudahkan pembentukan ikatan pada substrat yang peka terhadap kondisi reaksi keras.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 1892-57-5 (bentuk basa bebas; berbeda dari sediaan garam hidroklorida)
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry
Ukuran kemasan 5 g, 25 g, dan 100 g
Bentuk fisik cairan pada kondisi ruang; rincian lot mengikuti label dan Certificate of Analysis bawaan produk
Penyimpanan simpan dingin, tertutup rapat, kering, dan terlindung dari kelembapan

Karbodiimida sangat peka terhadap air, sehingga reagen ini sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin bahan kimia dengan botol tertutup rapat dan tersegel baik. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun di dalam wadah dan menghidrolisis reagen menjadi urea yang tidak aktif. Pemindahan sebaiknya dilakukan cepat di dalam lemari asam, bila memungkinkan di bawah aliran nitrogen kering, dan sisa larutan kerja tidak dianjurkan disimpan lama. Reagen bersifat iritatif serta berpotensi menimbulkan sensitisasi kulit, maka gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Selalu baca lembar data keselamatan bahan sebelum penggunaan.

—