TCI H0623 N-Hydroxysuccinimide, yang lazim disingkat NHS, adalah reagen pengaktif gugus karboksilat yang menjadi tulang punggung kimia peptida dan bioconjugation modern. Ketika dipadukan dengan karbodiimida seperti EDC atau DCC, NHS mengubah asam karboksilat menjadi ester NHS yang jauh lebih reaktif terhadap amina primer. Ester aktif inilah yang kemudian membentuk ikatan amida secara efisien dengan gugus amino lisin pada protein, gugus amina pada linker, atau asam amino berikutnya dalam rangkaian sintesis peptida, sehingga reagen ini hampir selalu tersedia di laboratorium biokimia.
Sifat yang membuat NHS begitu diandalkan adalah kemampuannya menekan reaksi samping sekaligus meningkatkan hasil kopling. Tanpa NHS, zat antara O-asilisourea dari karbodiimida mudah tertata ulang menjadi N-asilurea yang tidak reaktif atau terhidrolisis sia-sia; kehadiran NHS menangkap zat antara tersebut menjadi ester aktif yang jauh lebih tahan dan tetap selektif terhadap amina. NHS juga membantu menekan rasemisasi pada sintesis peptida, suatu keunggulan penting ketika kemurnian stereokimia menjadi tuntutan. Bentuknya berupa padatan kristalin putih yang larut dalam air dan pelarut organik polar seperti DMF dan DMSO, sehingga mudah disesuaikan dengan berbagai sistem reaksi.
Di Indonesia, NHS banyak digunakan laboratorium bioteknologi, imunologi, dan kimia analitik, terutama untuk menempelkan antibodi, enzim, atau pewarna fluoresen pada permukaan manik magnetik, biosensor, dan pelat uji imunologi. Ketersediaan kemasan 25 g hingga 500 g memudahkan penyesuaian, baik untuk kelompok riset kecil maupun laboratorium yang menjalankan produksi konjugat secara rutin.
- Aktivasi gugus karboksilat bersama EDC atau DCC, karena ester NHS yang terbentuk bereaksi cepat dan selektif dengan amina primer.
- Sintesis peptida fase larutan maupun fase padat, sebab NHS meningkatkan efisiensi kopling sekaligus menekan risiko rasemisasi pada pusat kiral.
- Konjugasi protein, antibodi, dan enzim, mengingat gugus amino lisin pada permukaan protein merupakan sasaran alami bagi ester aktif ini.
- Imobilisasi biomolekul pada biosensor dan manik magnetik, karena permukaan berujung karboksil dapat diaktifkan lebih dahulu sebelum pengikatan kovalen.
- Pelabelan fluoresen dan pembuatan pelacak molekuler, sebab banyak pewarna komersial disiapkan sebagai ester NHS dengan prinsip reaksi serupa.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 6066-82-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 25 g, 100 g, 500 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin berwarna putih; rujuk Certificate of Analysis produk |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat |
Jaga wadah tetap tertutup rapat dan simpan di tempat sejuk serta kering, karena kelembapan dapat mengganggu kinerja reagen pada reaksi kopling yang menuntut kondisi anhidrat. Penyimpanan dalam desikator atau lemari pendingin laboratorium sangat dianjurkan pada iklim tropis, dan biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan di dalamnya. Timbang di lemari asam menggunakan spatula kering, kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Hindari menghirup debu serta kontak dengan kulit dan mata.
- Wang (2008). N-Hydroxysuccinimide (NHS). Synlett doi:10.1055/s-2008-1067117
- PARAMESWARAN (1990). ChemInform Abstract: A Facile Synthesis of Biotin N‐Hydroxysuccinimide Ester.. ChemInform doi:10.1002/chin.199036307
- Yao dkk. (2012). ChemInform Abstract: Aerobic Amide Bond Formation with N‐Hydroxysuccinimide.. ChemInform doi:10.1002/chin.201245060
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
