TCI H1304 N-Hydroxysulfosuccinimide Sodium Salt, yang lazim disingkat Sulfo-NHS, adalah reagen pengaktif gugus karboksil yang sangat penting dalam kimia biokonjugasi. Senyawa ini digunakan bersama karbodiimida larut air seperti EDC untuk mengubah gugus karboksilat menjadi ester aktif antara yang jauh lebih stabil, sehingga reaksi dengan gugus amina primer pada protein, peptida, atau permukaan bahan berlangsung dengan hasil yang lebih tinggi dan lebih dapat diulang. Perannya di laboratorium adalah sebagai reagen penunjang yang mengubah reaksi amidasi berair yang semula tidak efisien menjadi prosedur rutin yang andal.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah gugus sulfonat pada strukturnya yang memberikan kelarutan sangat baik di dalam air dan larutan dapar. Berkat sifat itu, aktivasi dapat dilakukan langsung dalam sistem berair tanpa penambahan pelarut organik seperti dimetilformamida yang berpotensi merusak struktur protein atau menurunkan aktivitas biologis. Muatan negatif gugus sulfonat juga membuat reagen dan ester aktifnya tidak menembus membran sel, sehingga cocok untuk pelabelan selektif protein permukaan sel. Ester aktif Sulfo-NHS bertahan cukup lama pada pH mendekati netral untuk dipindahkan atau dimurnikan sebelum direaksikan dengan pasangan aminanya.
Di laboratorium Indonesia, reagen ini banyak dipakai pada riset bioteknologi, imunologi, diagnostik, dan ilmu material di perguruan tinggi serta lembaga penelitian, misalnya untuk menempelkan antibodi pada partikel, memfungsionalisasi permukaan biosensor, atau menyiapkan konjugat protein. Kemasan 200 mg dan 1 g mengakomodasi pengujian awal sekaligus penggunaan rutin.
- Konjugasi protein dengan EDC: mengaktifkan gugus karboksil menjadi ester stabil sehingga pembentukan ikatan amida dengan lisin berlangsung lebih efisien.
- Fungsionalisasi permukaan biosensor: menempelkan biomolekul pengenal pada lapisan berkarboksil secara kovalen untuk membangun sensor afinitas yang stabil.
- Pelabelan protein permukaan sel: sifatnya yang tidak menembus membran memungkinkan penandaan selektif protein ekstraselular tanpa mengganggu komponen sitoplasma.
- Imobilisasi enzim pada bahan pendukung: mengikat enzim ke partikel atau resin bergugus karboksil agar dapat digunakan kembali dalam biokatalisis.
- Pembuatan konjugat antibodi–hapten: membantu menyambungkan molekul kecil ke protein pembawa untuk keperluan imunisasi dan pengembangan uji imunologi.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog H1304 |
|---|---|
| Nomor CAS | 106627-54-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Bioconjugation |
| Ukuran kemasan | 200 mg dan 1 g |
| Bentuk fisik | padatan serbuk; rincian mengacu pada lembar data dan Certificate of Analysis TCI |
| Penyimpanan | disarankan pada suhu rendah dan kondisi kering sesuai anjuran pada label produsen |
Sulfo-NHS bersifat higroskopis dan mudah terhidrolisis, sehingga wadah harus selalu tertutup rapat dan disimpan dalam keadaan kering, sebaiknya di lemari pendingin sesuai anjuran produsen dan di dalam desikator berisi silika gel. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada serbuk, karena kelembapan akan menurunkan efisiensi aktivasi. Gunakan spatula bersih dan kering, timbang dengan cepat, lalu tutup kembali wadah. Siapkan larutan reagen segar tepat sebelum digunakan dan hindari penyimpanan larutan dalam waktu lama. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup serbuk halusnya.
—
