TCI D4074 Diethyl (1,3-Dithian-2-yl)phosphonate adalah reagen sintetik yang menggabungkan cincin 1,3-ditiana dengan gugus dietil fosfonat pada posisi 2. Kombinasi ini menjadikannya reagen khas untuk pembentukan ikatan karbon–karbon melalui pendekatan Horner–Wadsworth–Emmons. Di laboratorium, senyawa ini dipakai untuk mengubah aldehida dan keton menjadi ketena ditioasetal, yaitu produk alkena yang membawa dua atom belerang pada satu karbon. Struktur tersebut selanjutnya dapat dihidrolisis untuk menghasilkan gugus karbonil yang telah bergeser satu atom karbon, sehingga berperan sebagai strategi homologasi yang efektif.
Karakteristik yang membuat reagen ini dipilih adalah sifat umpolung yang dibawanya. Karbon pada posisi 2 cincin ditiana, yang secara alami bersifat elektrofilik dalam bentuk karbonil, di sini berperilaku sebagai nukleofil setelah dideprotonasi oleh basa kuat. Anion fosfonat yang terbentuk cukup stabil dan bereaksi dengan senyawa karbonil menghasilkan alkena dengan pelepasan garam fosfat yang mudah dipisahkan pada tahap pengerjaan akhir. Gugus ditiana juga berfungsi sebagai pelindung karbonil yang tahan terhadap banyak kondisi reaksi, lalu dapat dibuka kembali pada tahap yang dikehendaki peneliti.
Di Indonesia, reagen ini digunakan pada laboratorium kimia organik sintetik yang menekuni sintesis total produk alami, pembuatan bahan antara farmasi, dan pengembangan metodologi reaksi. Kemasan 5 gram umumnya memadai untuk sejumlah percobaan olefinasi berskala laboratorium, termasuk penyiapan anion pada suhu rendah, optimasi pilihan basa dan pelarut, serta pemurnian dan karakterisasi produk yang dihasilkan.
Brosur TCI (PDF)
- Carbon Homologation / Degradation Reagents 2021-09-09 · hal. 2
- Horner-Emmons Reagents 2026-01-09 · hal. 2
- Titanium Reagents Julia-Kocienski Olefination Reagents Peterson Reaction Reagents Z-Selective Horner-Wadsworth-Emmons Reagents 2025-03-28 · hal. 8
Produk TCI terkait
- TCI D3981 133113-76-5 Dimethyl 2-(1,3-Dithiole)phosphonate
- TCI P1258 51868-96-3 Diethyl 1-Pyrrolidinemethylphosphonate
- TCI D3992 62217-35-0 Dimethyl 1,3-Benzodithiol-2-ylphosphonate
- TCI D4208 55727-23-6 3-(1,3-Dithian-2-ylidene)-2,4-pentanedione
- TCI D5814 13086-84-5 Di-tert-butyl Phosphonate
- TCI D2038 111160-56-6 Diphenyl (2,3-Dihydro-2-thioxo-3-benzoxazolyl)phosphonate
- Olefinasi Horner–Wadsworth–Emmons, karena anion fosfonatnya bereaksi dengan aldehida dan keton menghasilkan alkena disertai produk samping fosfat yang mudah dipisahkan.
- Sintesis ketena ditioasetal, sebab reagen ini secara langsung memasang unit ditiana pada karbon alkena yang baru terbentuk dari senyawa karbonil.
- Strategi homologasi satu karbon, mengingat hidrolisis ketena ditioasetal menghasilkan gugus karbonil yang telah berpindah satu posisi pada rantai.
- Kimia umpolung dan ekuivalen anion asil, karena karbon ditiana berbalik peran menjadi nukleofil setelah deprotonasi oleh basa kuat yang sesuai.
- Sintesis total produk alami dan bahan antara farmasi, sebab pembentukan ikatan karbon–karbon terkendali sangat menentukan keberhasilan perakitan kerangka molekul kompleks.
Dari brosur TCI
- Homologasi satu karbon aldehida menjadi ester karboksilat homolog: nBuLi, THF, -78 °C, lalu deproteksi dan R'OH
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D4074 |
|---|---|
| Nomor CAS | 62999-73-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > C-C Bond Formation [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | rincian bentuk fisik mengikuti lembar data dan sertifikat analisis bawaan produk |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari kelembapan |
Data dari brosur TCI
| Kemasan | 5g |
|---|
Sumber: TCI brochure RR038 (2021-09-09)
Simpan Diethyl (1,3-Dithian-2-yl)phosphonate dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terhindar dari kelembapan yang dapat menghidrolisis gugus fosfonat ester secara perlahan. Penyimpanan di bawah atmosfer gas inert sangat dianjurkan bila wadah sering dibuka. Senyawa berbasis belerang umumnya berbau tidak sedap, sehingga seluruh penanganan, penimbangan, dan pemindahan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam. Gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, serta jauhkan dari oksidator kuat. Peralatan gelas dan jarum suntik yang terkontaminasi sebaiknya segera dibilas, dan seluruh limbah disalurkan ke sistem pengelolaan limbah kimia laboratorium.
—
